Berita Video

VIDEO: Ditusuk Teroris, Wiranto Dapat Duit Kompensasi dari LPSK, Bisa Ratusan Juta Rupiah

"Soal besaran uang yang diterima Pak Wiranto berapa, kami masih menunggu Kementerian Keuangan untuk menetapkan konsep kompensasinya.

VIDEO: Ditusuk Teroris, Wiranto Dapat Duit Kompensasi dari LPSK, Bisa Ratusan Juta Rupiah
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menunjukan foto tersangka dan barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk Menkopolhukam Wiranto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). Wiranto ditusuk orang tak dikenal saat berkunjung ke daerah Menes, Pandeglang, Banten. 

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto mendapatkan dana kompensasi lantaran menjadi korban tindak terorisme di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) lalu.

Hal tersebut tercantum dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan Terhadap UU Nomor 15 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan terdapat sejumlah mekanisme sebelum LPSK bisa memberikan dana kompensasi kepada para korban. Hal itu bergantung pada kasus yang dialami masing-masing korban.

VIDEO: Pamela Safitri Mengaku Seperti Digigit Dari Belakang Oleh Oza Kioza

"Pertama apabila ada terdakwanya maka kompensasi itu akan tercantum dalam surat tuntutan jaksa," kata Edwin di Kantor LPSK, Jakarta Timur, Senin (14/10).

Kemudian, undang-undang juga mengantisipasi apabila pelakunya meninggal atau tidak ditemukan. Kalau mereka meninggal atau tidak ditemukan dalam jangka waktu 1 tahun, maka mekanisme kompensasi diberikan pada ketetapan pengadilan.

"Lalu, ketiga apabila terdakwa diputus bebas maka kompensasi tetap akan diberikan kepada korban," ujarnya.

Kronologi penusukan Wiranto di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, diceritakan langsung Kapolsek Menes Kompol Daryanto.
Kronologi penusukan Wiranto di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, diceritakan langsung Kapolsek Menes Kompol Daryanto. (Kolase Warta Kota)

Terkait besaran uang kompensasi, pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan RSPAD Gatot Subroto guna mendapatkan penilaiasn dari dokter terkait tingkat keparahan luka yang dialami Wiranto.

"Misalnya Pak Wiranto mengalami penusukan, menurut dokter lukanya tergolong berat, sedang atau ringan? Jadi yang menentukan klasifikasinya itu dokter," jelasnya.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu saat ditemui di Kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (14/10).
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu saat ditemui di Kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (14/10). (Warta Kota)

Setelah itu, rekomendasi tersebut akan diberikan kepada Kementerian Keuangan untuk menetapkan besaran uang yang diterima oleh Wiranto.

"Soal besaran uang yang diterima Pak Wiranto berapa, kami masih menunggu Kementerian Keuangan untuk menetapkan konsep kompensasinya. Jadi tidak perkasus, tapi bisa berperiodik, artinya bisa setahun atau dua tahun. Karena ini bagian dari proses peraturan pemerintah kelanjutan dari undang-undang nomor 5 yang masih dibahas di Kemenkumham. Kalau sudah disetejui oleh kementerian keuangan, baru kami tahu besarannya," kata Edwin.

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved