Jalur Puncak Akan Diubah Jadi Sistem 2-1, Uji Coba Mulai 27 Oktober 2019: Simak Penjelasannya

Pemerintah akan menguji coba sistem manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) pengganti sistem buka tutup jalan menuju kawasan Puncak, menjadi sistem 2-1.

Jalur Puncak Akan Diubah Jadi Sistem 2-1, Uji Coba Mulai 27 Oktober 2019: Simak Penjelasannya
Tribun Bogor
Jalur Puncak saat ini sedang One Way Jakarta, Sabtu (21/7/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pemerintah akan menguji coba sistem manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) pengganti sistem buka tutup jalan menuju kawasan Puncak, Bogor.

Uji coba sistem pengganti itu akan dimulai pada akhir pekan mulai 27 Oktober 2019.

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bersama Polres Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor akan mengubah sistem buka-tutup jalan dengan sistem 2-1.

Tujuannya, untuk mengurai kemacetan yang terjadi setiap akhir pekan di kawasan Puncak.

"Sistem yang mulai diuji coba pada 27 Oktober 2019 mendatang diharapkan dapat menjadi opsi sistem MRLL selain sistem buka-tutup yang sudah diterapkan puluhan tahun," kata Kepala BPTJ, Bambang Prihartono, Minggu (6/10/2019).

Ada 3 Negara Besar di Dunia Bisa Resesi dalam Waktu Dekat

Bambang mengatakan, dengan sistem 2-1, jalan dari dan menuju Puncak akan dibagi menjadi tiga lajur setiap akhir pekan.

Pemerintah akan memisahkan lajur jalan menggunakan kerucut lalu lintas (traffic cone) sepanjang jalur Puncak, mulai dari simpang Gadog sampai Taman Safari Indonesia.

Pada pukul 03.00-13.00 WIB, kata Bambang, lajur 1 dan lajur 2 akan digunakan untuk kendaraan menuju Puncak.

Sementara, lajur 3 digunakan untuk kendaraan dari Puncak menuju simpang Gadog.

Pada pukul 12.30-14.00 WIB, lajur 1 tetap digunakan untuk kendaraan menuju Puncak, lajur 2 ditutup untuk memastikan lajur tersebut steril dari kendaraan menuju Puncak.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved