Breaking News:

Liputan Eksklusif Metromini dan Kopaja

Sopir Kenang Era Kejayaan Metromini dan Kopaja di Jakarta: Dulu Nyari Rp 250.000 Cuma Setengah Hari

Semua penumpang di sepanjang jalan sekarang diambil Transjakarta. Akibatnya penghasilan kami para sopir metromini menurun drastis, penghasilan ngepas.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah angkutan umum jenis Metromini dan Kopaja menunggu penumpang di Kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018). 

Solusi

Sejak awal 2016, Pemprov DKI Jakarta gencar menghentikan izin operasi angkutan umum berusia lebih dari 10 tahun. Dasarnya adalah Pasal 51 Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

Sejak aturan itu diberlakukan, pemerintah menyetop izin operasi metromini sebanyak 1.603 dari 3.101 unit. Kebijakan tersebut sempat ditentang Forum Komunikasi Pemilik Metromini.

Para pemilik metromini akhirnya diberi toleransi untuk meremajakan armada selama tiga tahun. Namun, hal itu dibarengi upaya memusnahkannya secara perlahan.

Polanya yakni setiap dua bus yang izin trayeknya ingin diperpanjang, pemilik metromini harus menyerahkan satu bus untuk dicabut izinnya. Aturan itu berubah pada 2017, perpanjangan izin trayek setiap bus harus diikuti pencabutan izin satu bus lainnya untuk dimusnahkan.

Direktur Utama PT Metromini, Nofrialdi mengatakan pihaknya sudah mendapat kontrak penunjukan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk melakukan peremajaan terhadap 782 unit metromini.

"Itu dapatnya 31 Oktober 2018, nanti akan diremajakan secara bertahap tahun 2019-2020. Tapi realisasi berikutnya mana, kan harus berkontrak dengan PT Transjakarta. Jangan PHP (pemberi harapan palsu)," ucapnya.

METROTRANS melayani penumpang di jalur reguler Jalan Sudirman-Thamrin secara gratis. Foto diambil di Harmoni, Selasa (21/11/2017).
METROTRANS melayani penumpang di jalur reguler Jalan Sudirman-Thamrin secara gratis. Foto diambil di Harmoni, Selasa (21/11/2017). (m16/Anggie Lianda)

Nofrialdi meminta adanya perpanjangan masa berlaku trayek metromini yang rata-rata selesai pada akhir tahun 2019. Pasalnya belum ditemukan solusi untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Menurutnya hal itu sangat manusiawi karena masih ada banyak orang yang bergantung hidupnya dari metromini. Sehingga mereka masih bisa mendapat penghasilan untuk bertahap hidup.

Sementara itu pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan hingga saat ini keberadaan metromini dan Kopaja di Jakarta lebih kurang 300 armada.

Halaman
1234
Editor: Eko Priyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved