TOPIK
Malapraktik
-
Berdasarkan informasi dari FBI, diketahui, Randall masih berada di Indonesia.
-
Proses otopsi jenazah Allya Siska Nadya di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan selesai dilakukan oleh tim DVI Polda Metro Jaya, Rabu siang (13/1).
-
Ibu Allya Siska Nadya (33) histeris dan lemas saat menyaksikan jasad anaknya diangkat dari makamnya.
-
"Pagi ini otopsi dilakukan di Tanah Kusir terhadap jasad Allya," kata Krishna di Jakarta.
-
Saat ini tim forensik dari Polda Metro Jaya telah melakukan otopsi selama kurang lebih sekitar 3 jam dan tertutup dari awak media.
-
Pihak Keluarga almarhumah Allya Siska Nadya berharap proses otopsi akan membuka takbir kebenaran dari kasus yang menimpa korban.
-
Polisi membongkar makam Allya Siska Nadya (33) yang diduga menjadi korban malapraktik di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2016).
-
Polisi sudah menyiapkan pasal terkait dugaan pelanggaran izin yang mungkin dilakukan dr Randall Cafferty, terapis Chiropractic First
-
Klinik Chiropractic First cabang Mal Pondok Indah yang menangani pengobatan Allya memastikan bahwa Allya memiliki cacat bawaan tulang leher.
-
Meski tanpa disetujui keluarga korban, autopsi tetap akan dilakukan.
-
Kasus yang dialami Allya cenderung mengarah ke permasalahan tulang.
-
Dokter tersebut kewarganegaraan Inggris.
-
Bapak kandung Allya tidak kuasa membendung air mata karena putrinya tewas.
-
Ayah Allya Siska Nadia-korban malpraktik Chiropractic, Alfian Herman Hasyim, menolak polisi melakukan autopsi terhadap jenazah anaknya.
-
Akhir-akhir ini heboh dengan Chiropractic satu di antaranya lantaran ada pasien yang meninggal diduga korban malapraktik teknik ini.
-
Video ini menjelaskan bagaimana praktik pengobatan dengan Chiropractic itu dilakukan.
-
Klinik First Chiropractic beroperasi tanpa izin
-
Polisi segera menyegel seluruh cabang Klinik Chiropratic First yang diduga melakukan malapraktik terhadap Allya Siska Nadya (33).
-
Polisi mesti membongkar kuburan Allya Siska Nadya (29).
-
Alfian tak menyangka bahwa Siska meninggal dunia karena awalnya hanya masalah di tulang belakang. Keluarga pun melaporkan kasus ini.
-
Polisi sudah memeriksa enam saksi terkait kasus salah suntik di RS Siloam. Tapi belum satupun ditetapkan sebagai tersangka.
-
RS Siloam Karawaci menilai bahwa pencabutan gugatan dan ajakan damai dari keluarga Dasril Ramadhan tidak didasari oleh itikad baik.
-
Upaya keluarga Dasril Ramadhan (15) menempuh jalan damai dengan RS Siloam Karawaci tidak menemui kata sepakat.
-
Keluarga Dasril Ramadhan (15) berharap Rumah Sakit Siloam Karawaci segera menjawab pengajuan damai yang diajukan pihaknya
-
Bayi tewas diduga akibat pembiaran dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Andhika pada 7 November 2014 mulai diselidiki polisi.
-
RS Siloam Karawaci akan memberikan jawaban tentang pencabutan gugatan yang telah dilakukan keluarga Dasril Ramadhan (15)
-
Keluarga Dasril Ramadhan (15) berharap RS Siloam Karawaci bisa menunjukkan keseriusan mereka dalam menangani Dasril
-
Keluarga Dasril Ramadhan (15) akan menyerahkan bukti pencabutan laporan gugatan terhadap RS Siloam.
-
RS Siloam Karawaci berencana membentuk tim medis baru untuk menangani kasus malapraktik yang menimpa Dasril Ramadhan (15).
-
Dasril mengatakan, sejak tak bisa bergerak banyak, ia banyak menghabiskan waktunya bermain game dan membaca buku di dalam kamarnya.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved