Malapraktik
Keluarga Allya Siska Berharap Otopsi Jadi Titik Terang Kasus Malapraktik
Pihak Keluarga almarhumah Allya Siska Nadya berharap proses otopsi akan membuka takbir kebenaran dari kasus yang menimpa korban.
WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA - Pihak Keluarga almarhumah Allya Siska Nadya berharap proses otopsi akan membuka takbir kebenaran dari kasus yang menimpa korban.
Apalagi, kematian korban sudah terjadi sejak lima bulan lalu atau pada bulan Agustus 2015 lalu.
Rosita P. Radjah selaku kuasa hukum dari keluarga Allya Siska Nadya (33) mengatakan bahwa pihak keluarga berharap agar polisi dapat mengungkap dengan pasti penyebab kematian Allya.
"Kami berharap dari otopsi ini untuk tahu apalagi penyebabnya biar jadi terang benderang, agar semua jelas," ujar Rosita saat dihubungi di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2016).
Dalam pembongkaran makam di Blok A1 TPU Tanah Kusir, disaksikan langsung oleh pihak keluarga.
Penjagaan ketat dari ratusan anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya tampak terlihat di lokasi makam.
"Dalam proses pembongkaran pihak keluarga semuanya datang, dari ibu bapak dan kakak-kakaknya datang lumayan ramai," ungkapnya.
Lebih lanjut, Rosita menambahkan setelah pembongkaran maka dilanjutkan proses otopsi.
Namun, dia tidak mengetahui pasti otopsi akan dilakukan di TPU Tanah Kusir atau di Rumah Sakit.
"Kita belum tahu kalau otopsi akan dilakukan di sini atau di rumah sakit, kalau dari keluarga berharap sih disini," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160113-polisi-bongkar-makam-allya-siska-nadya_20160113_094115.jpg)