Berita Jakarta
Operasional RDF Rorotan Masih Terbatas, Kapasitas Naik Bertahap hingga 1.000 Ton
Keberadaan RDF Rorotan di Jakarta Utara Diprotes Warga, Pramono Anung Tegaskan Tidak Bisa Menutupnya
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
Ia menilai, sumber masalah bukan berasal dari fasilitas pengolahannya, melainkan proses pengangkutan sampah.
"Problem utama RDF Rorotan adalah angkutan yang air lindinya jatuh, netes-netes, kemudian menyebabkan protes masyarakat, sedangkan Rorotan berulang kali dilakukan komisioning, relatif tidak masalah," ujar Pramono.
Sebagai solusi, Pramono mendorong pengadaan armada baru yang lebih layak dan ramah lingkungan.
Pada tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah menyiapkan 148 unit truk compactor tertutup untuk mendukung pengangkutan sampah ke RDF Plant Rorotan.
Dari total armada tersebut, sebanyak 97 unit merupakan hasil pengadaan Tahun Anggaran 2024, sedangkan 51 unit lainnya berasal dari pengadaan Tahun Anggaran 2025.
Pramono tegas terhadap armada lama hingga memastikan truk pengangkut sampah yang sudah tidak layak, tidak lagi diizinkan beroperasi.
Ia juga memutuskan agar RDF Rorotan dihentikan sementara waktu sambil membenahi sistem transportasi. (m27)
| Golkar DKI Jakarta Siapkan Kader Hadapi Pemilu 2029, Dari Konsolidasi hingga Aksi Sosial |
|
|---|
| Forum CSR DKI, Bank Jakarta dan Persija Bersatu Revitalisasi Sanitasi Warga Tomang |
|
|---|
| Warga di Kembangan Selatan Tuntut Penyelesaian Masalah Gorong-gorong, Ancam Aksi Jika Tak Ada Solusi |
|
|---|
| Polda Metro: 2 ART yang Terjun dari Lantai 4 Rumah Kos di Benhil Tak Alami Kekerasan |
|
|---|
| Lapas Cipinang Tegaskan Zero HP Ilegal, Narkoba, dan Penipuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/fasilitas-RDF-Rorotan-belum-beroperasi-secara-penuh.jpg)