Kriminalitas
Gelar Razia Gabungan, Polisi Tangkap 11 Jukir Liar di Empat Titik Rawan Preman di Megamendung Bogor
Gelar Razia Gabungan, Polisi Tangkap 11 Jukir Liar di Sejumlah Titik Rawan Preman di Megamendung Bogor
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, MEGAMENDUNG - Polisi menangkap 11 orang yang diduga sebagai 'Pak ogah' di Megandung Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (17/5/2025).
Para pengatur arus lalu lintas jalan ilegal ini diringkus dalam Operasi Premanisme yang digelar Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Megamendung.
Kapolsek Megamendung, AKP Yulita Heriyanti, mengatakan operasi premanisme ini digelar dalam rangka meningkatkan ketertiban dan kenyamanan di wilayah Kecamatan Megamendung.
"Operasi premanisme ini melibatkan 20 personel gabungan dari unsur kecamatan, TNI, Polri, dan perwakilan desa," kata Yulita kepada wartawan, Minggu (18/5/2025).
Dalam operasi ini, tim gabungan langsung melakukan patroli ke sejumlah titik rawan premanisme dan parkir liar, di Gadog, Pasir Angin, Cipayung hingga Cinangka.
"Hasil dari patroli tersebut, sebanyak 11 orang yang diduga sebagai Pak Ogah diamankan dan dibawa ke Kantor Kecamatan Megamendung," jelas Yulita.
Mereka diberikan pembinaan oleh Camat Megamendung dan serta diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Camat Megamendung, Ridwan, mengungkapkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari praktik pungutan liar.
"Patroli gabungan ini baru pertama kali kita laksanakan di Megemendung. Selain sebagai wujud sinergi, ini juga jadi ajang silaturahmi antar instansi," ucap Ridwan.
40 Preman di Kabupaten Bogor Ditangkap Tim Gabungan
Sebelumnya, sebanyak 40 preman di Kabupaten Bogor diamankan oleh Tim Gabungan Anti Premanisme dalam kegiatan razia pada Jumat (16/5/2025).
Para preman ini dimankan dari berbagai titik rawan, seperti Simpang CCM, Simpang HKBP, Flyover Cibinong, Jalur Ciriung, Pasar Citeureup, Kawasan Sentul, dan Bundaran Pakansari.
Kabag Ops Polres Bogor, AKP Nur Istiono, mengatakan razia dilakukan guna menciptakan situasi yang aman dan tertib.
Baca juga: Preman Pasar Jiung Jakpus yang Peras Pedagang hingga Pembeli Dibekuk Polisi
"Razia digelar Polres Bogor bersama TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor," kata Nur di Cibinong, Jumat (16/5/2025)
AKP Nur Istiono menegaskan bahwa kehadiran aparat di tengah masyarakat sangat penting untuk menekan angka premanisme dan memberikan rasa aman.
Pemulung di Tangerang Selatan Ditangkap Polisi, Diduga Bawa Pergi Anak Perempuan di Bawah Umur |
![]() |
---|
Pelaku Pencabulan di Bekasi Ditangkap Usai 2 Tahun Buron, Begini Klarifikasi Polisi |
![]() |
---|
Guru Cabul di Bekasi Jabar Diduga Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Siswinya Lebih dari Satu Kali |
![]() |
---|
Guru Olahraga di Bekasi Diduga Berulang Kali Lecehkan Siswi, Terakhir di Ruang OSIS |
![]() |
---|
Guru Cabul SMP Negeri di Bekasi Ditetapkan sebagai Tersangka Pelecehan Seksual terhadap Siswinya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.