Berita Jakarta

PAM Jaya Gandeng Kementerian PU Tawarkan Program Sambungan Air Bersih Gratis, Ini Syaratnya

PAM Jaya bersama Kementerian PU memberi kado tahun baru buat warga Jakarta, yang mau jadi pelanggan air bersih bisa gratis.

warta kota/fajar
Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan pihaknya memberikan kemudahan bagi pelanggan baru air bersih untuk dapat layanan secara gratis tahun 2025 ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA Perumda PAM Jaya bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menawarkan program sambungan pipa secara gratis bagi pelanggan baru. 

Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan pencapaian target 100 persen cakupan layanan air perpipaan (air bersih) pada 2030 nanti.

“Warga yang tinggal di area yang telah ditentukan tidak akan dikenakan biaya pemasangan sambungan air, namun mereka diharuskan membayar Uang Jaminan Langganan (UJL) sebagai deposit,” kata Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin, Sabtu (4/1/2024).

Arief mengatakan, UJL ini akan dikembalikan sepenuhnya jika pelanggan memutuskan untuk berhenti berlangganan layanan air PAM.

Baca juga: Masyarakat Gunakan Air Tanah Memicu Banjir Rob, Gias Kumari: Harus Jadi Pelanggan PAM Jaya

Karena itu, inisiatif ini memberikan solusi yang terjangkau dan fleksibel bagi pelanggan baru.
 
Saat ini, ungkapnya, PAM Jaya mendapat tambahan suplai air dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur tahap I yang telah beroperasi komersial pada pertengahan Desember 2024 kemarin.

Beroperasinya SPAM Jatiluhur Tahap I bisa meningkatkan suplai air bersih di Jakarta. 

“SPAM Jatiluhur ini, akan menyediakan suplai air bersih sebanyak 4.000 liter per detik (liter per second/LPS) untuk DKI Jakarta, yang akan mendukung sekitar 300.000 sambungan rumah baru pada tahun 2028,” jelas Arief.

Baca juga: Pj Gubernur Jakarta Anggap Kenaikan Tarif PAM Jaya Wajar, Harganya pun Paling Murah

Untuk mendukung hal ini, PAM Jaya melakukan perluasan besar-besaran jaringan pipa di Jakarta Timur.

Perluasan ini akan mencakup sepuluh wilayah utama, termasuk Kelurahan Cipinang Besar Utara, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara, Duren Sawit, Pulogebang, Klender, serta sebagian wilayah Cipinang, Pondok Bambu, Jatinegara Kaum, dan Penggilingan. 

“Perbaikan infrastruktur ini akan memungkinkan warga di wilayah tersebut untuk mendapatkan akses yang lebih andal terhadap air bersih melalui jaringan perpipaan,” ujarnya.

Beroperasinya SPAM Jatiluhur Tahap I, lanjut Arief, merupakan langkah besar menuju tujuan perseroan untuk memberikan cakupan 100 persen layanan air perpipaan di Jakarta. Pada tahun 2030, PAM Jaya menargetkan setiap warga Jakarta memiliki akses terhadap layanan air bersih yang terjangkau dan andal. 

Adi (56), warga Jalan Inspeksi Kali Grogol, Palmerah, Jakarta Barat, kesal karena dalam lima hari terakhir air PAM di rumahnya mati. Apalagi tak ada pemberitahuan dari manajemen PAM Jaya.
Adi (56), warga Jalan Inspeksi Kali Grogol, Palmerah, Jakarta Barat, kesal karena dalam lima hari terakhir air PAM di rumahnya mati. Apalagi tak ada pemberitahuan dari manajemen PAM Jaya. (warta kota/nuril yatul)

 

“Suplai tambahan dari SPAM Jatiluhur Tahap I tidak hanya akan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan yang sudah ada, tetapi juga memperluas akses air bersih ke daerah-daerah yang kurang terlayani, sehingga turut berkontribusi pada Jakarta yang lebih sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Diketahui biaya pasang koneksi baru telah diatur dalam SK Direksi Nomor 58 Tahun 2022 tentang Biaya Penyambungan Air Minum. Untuk kelompok K-1 dan K-2 tarifnya biayanya dari Rp 627.000 sampai Rp 45 juta, tergantung dari besaran diameter air yang dipasang. 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved