Selasa, 14 April 2026

Pilkada 2024

Anies Baswedan Percaya Diri Dukungan 50 persen Suara Pramono Anung-Rano Karno Berkat Dirinya

Raihan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno diklaim berkat adanya andil Anies Baswedan.

Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Raihan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno diklaim berkat adanya andil Anies Baswedan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno sementara ini memimpin suara terbanyak pada Pilkada Jakarta 2024. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masyarakat yang memberikan suara kepada Pramono Anung-Rano Karno itu tidak lepas dari andilnya selama ini. 

Seperti diketahui Anies Baswedan sudah deklarasi memberikan dukungan kepada Pramono Anung-Rano Karno

"Saya memilih Mas Pram-Bang Doel (Pramono-Rano) dan mereka mendapatkan suara terbanyak (di Pilkada Jakarta 2024) dan menurut perhitungan cepat, mereka di atas 50 persen, jadi suasananya suasana yang baik," ujar Anies dalam program Rosi di Kompas TV, dikutip Jumat (29/11/2024). 

Dukungan yang diberikan kepada pasangan yang diusung PDIP tersebut bahkan mampu mencapai 50 persen suara. 

Anies mengklaim surat suara di tempat pemungutan suara (TPS) sudah tertabulasi 100 persen dan hasilnya Pramono-Rano meraih suara di atas 50 persen. 

Anies menilai pencapaian suara yang diraih Pramono-Rano merupakan representasi dari aspirasi masyarakat Jakarta. 

"Angkanya yang muncul adalah angka yang menggambarkan potret aspirasi rakyat di Jakarta," ungkap dia.

Anies bersyukur atas perolehan suara Pramono-Rano dan lancarnya pelaksanaan Pilkada Jakarta 2024 yang berjalan kondusif.

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar, suasana kondusif. Kemudian hasilnya kita sudah lihat bahkan sudah bisa dikatakan per hari ini itu 100 persen TPS sudah bisa ditabulasi. Jadi di Jakarta suasananya suasana baik positif," kata Anies.

Di sisi lain, Anies menilai, ruang intervensi pada pelaksanaan Pilkada Jakarta 2024 sangat terbatas.

Hal ini disebabkan karena jumlah TPS Pilkada Jakarta tak sebanyak jumlah TPS pada pelaksanaan pemilu.

Dengan begitu, publik dengan mudah mengawasi proses penghitungan suara di tiap TPS pada Pilkada Jakarta.

"Kalau kita berbicara tentang skalanya 900. 000 TPS (pemilu) dan begitu banyak di wilayah-wilayah yang tidak ada pantauan warga dengan menggunakan alat komunikasi digital, maka ruang untuk intervensi itu selalu ada, tapi kalau di Jakarta ruangnya lebih sempit," pungkasnya.

Baca juga: Cerita Anies Baswedan Pilih Dukung Pramono Anung-Rano Karno, Singgung Nasib Warga Miskin

Gestur 3 Jari

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved