G30S PKI
Keberadaan DN Aidit di Malam G30S PKI, Ternyata Sempat Dibawa Pasukan Cakrabirawa
Kisah dibalik malam penculikan para jenderal dalam peristiwa G30SPKI, keberadaan DN Aidit yang sempat dibawa orang berseragam militer.
Kariernya melejit pada akhir 1950-an dan berhasil menduduki posisi Ketua Comite Central PKI (CC-PKI).
Ia memalingkan kiblat PKI dari Uni Soviet ke Republik Rakyat China (RRC) dan membangun PKI secara militan.
Pada pemilihan umum (Pemilu) 1955, PKI berhasil masuk dalam empat partai suara terbanyak dengan meraih 3,5 juta suara.
Aidit sempat menduduki jabatan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada 1962 hingga 1963.
Pada 1963-1964, ia duduk sebagai Wakil MPRS dalam Kabinet Kerja IV dan Kabinet Dwikora I pada 1964-1965.
(Sumber: Kompas.com/Nibras Nada Nailufar, Verelladevanka Adryamarthanino
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| Kisah 2 Jenderal Berhasil Lolos dari G30S PKI dari Patah Kaki hingga Dipaksa Keluar Indonesia |
|
|---|
| MISTERI Kedekatan Letkol Untung dengan Soeharto, Inikah Penyebab Dia Tak Masuk Daftar Penculikan? |
|
|---|
| Terjawab Mengapa Soeharto Tidak Ikut Diculik Bersama 7 Jenderal di Malam 30 September 1965 |
|
|---|
| Mengenang Ahmad Yani Korban G30S PKI Lewat Museum Sasmitaloka, Masih Ada Baju Kena Darah |
|
|---|
| Lettu Pierre Tendean Londo Jowo Ajudan Jendral AH Nasution yang Luluh Sama Ade Irma Suryani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Tokoh-PKI-DN-Aidit-678.jpg)