Pilkada 2024

Ahok Ungkap Cerita Dibalik Pulau Reklamasi, Pemprov DKI Jakarta Bisa Untung Rp 120 triliun

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan di Jakarta banyak harta yang tidak dimanfaatkan secara baik oleh Pemprov.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Miftahul Munir
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Pramono-Rano ngobrol dengan Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok di Simpang Susun Semanggi, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024) siang. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan bahwa di Jakarta banyak harta yang tidak dimanfaatkan secara baik oleh Pemprov.

Ahok menyatakan, jika ingin membuat parkiran kendaraan, maka konsepnya adalah bawah tanah.

Ia memgatakan, jika di Monas dibuat parkiran bawah tanah maka akan bisa menampung banyak kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Dulu kan konsep saya, yang sempet dimarahin itu lho motor-motor itu lho, kan motor bisa lewat belakang. Konsep saya itu orang parkir di Monas, kita kasih bis gratis gitu lho yang lantai sehingga nanti kalau ke depan bisa semua bis itu bisa gratis juga," ucapnya di Simpang Semanggi, Jaksel, Kamis (18/9/2024).

Ahok kemudian menerangkan, harta terbesar lainnya yang pernah ditolak oleh warga adalah pulau reklamasi di Jakarta Utara.

Jika pulau reklamasi itu bisa berjalan, maka Pemprov DKI Jakarta akan mendapat pemasukan sekira Rp 120 triliun setiap tahunnya.

"Nah kalau kita punya pulau O, P, Q di Tanjung Priok, Pemda kalo enggak ada penghasilan ujung ujungnya nyari duit lewat pajak, naikin PBB lah, naikin pajak ini pajak itu," tegasnya. 

Baca juga: Tanjakan Simpang Susun Semanggi Digambarkan Pranomo seperti Jalan Hidup Ahok yang Terjal

Sebelumnya, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono-Rano bertemu dengan Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok di Simpang Susun Semanggi, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024) siang.

Ahok dan Pramono-Rano berbincang di tulisan Semanggi mengenai pembangunan jalan tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku, Pramno-Rano sempat meminta waktu untuk bertemu di rumahnya.

Tapi karena sulit mencari waktu pertemuan, maka ia meminta hari ini untuk bertemu di sekitar Simpang Susun Semanggi, Jakarta Selatan.

"Jadi, saya pas lagi ada di sekitar sini, beliau juga pengen tahu Semanggi, ya sudahlah kalau gitu. Beliau nanya, Semanggi ini apa dasarnya, yasudah saya jelaskan," ucap Ahok, Kamis. (m26)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved