Senin, 4 Mei 2026

Pilkada Jakarta

Tanjakan Simpang Susun Semanggi Digambarkan Pranomo seperti Jalan Hidup Ahok yang Terjal

Pramono mengatakan, dirinya ingin belajar dengan Ahok sebagai pemimpin Jakarta demi kesejahteraan warga.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Yulianto
Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) berjalan bersama bakal calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (kanan) usai bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Taman Semanggi, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2024). Pada pertemuan tersebut Pramono-Rano membahas tentang dinamika Jakarta bersama Ahok sebagai bekal maju pada Pemilihan Gubernur. Warta Kota/Yulianto 

 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir


WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Calon Gubernur dan Wakil Gubrnur DKI Pramono-Rano menerima permintaan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk bertemu di Simpang Susun Semanggi, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024).

Pramono mengatakan, dirinya ingin belajar dengan Ahok sebagai pemimpin Jakarta demi kesejahteraan warga.

Oleh karena itu, ia pun menerima ajakan untuk bertemu di sana karena peninggalan Ahok yaitu Simpang Susun Semanggi sangat luar biasa manfaatnya.

"Salah satu peninggalan luar biasa dari Pak Ahok adalah di Simpang Semanggi ini. Maka kenapa kemudian ketika Pak Ahok menawarkan di Simpang Semanggi saya senang sekali karena selalu mengingatkan saya setiap hari Sabtu selalu melewati Tanjakan Ahok (bersepeda)," tuturnya, Kamis (19/8/2024). 

"Jadi itu tanjakan terberat, memang hidupnya Pak Ahok ini berat banget," tambahnya.

Selain melihat peninggalan, Pramono mengaku menanyaka program Ahok yang belum diselesaika selama menjabat Gubernur Jakarta.

Sehingga, kata Pramono, dirinya bisa selesaikan program Ahok yang baik untuk warga Jakarta.

"Pak Ahok, Kalijodo itu sebenarnya salah satu peninggalan luar biasa dari Pak Ahok. Dari haram Jaddah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.' maka akan kita benahi, termasuk peninggalan Mas Anies di JIS dan sebagainya," imbuhnya.

Namun, kata Pramono, untuk JIS ia akan memanfaatkan secara maksimal tanpa membuat stadion yang baru.

Ia juga akan selesaikan masalah warga Kampung Bayam dengan PT Jakpro terkait rumah susun JIS.

"Itulah yang kemudian kenapa pertemuan saya dengan Pak Ahok kali ini betul-betul kami menimba ilmu menggali pengalaman dan keberanian untuk menuntaskan," ungkapnya.

"Bedanya saya dama Pak Ahok saya lebih tenang lah, kalau Pak Ahok kann (meragain ngepal tangan)," sambungnya. 

Sebelumnya, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Pramono-Rano bertemu dengan Basuki Tjhaja Purnama alias Ahok di Simpang Susun Semanggi, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/9/2024) siang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved