Kasus Judi Online

Diperiksa Bareskrim, Benny Rhamdani Salahkan Wartawan soal Pemberitaan Bandar Judi Berinisial T

Benny menyampaikan adanya misleading atau terjadinya penyesatan informasi atas pernyataannya soal pengendali judi online.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Yulianto
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani berjalan saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2024). Bareskrim memeriksa Benny untuk meminta keterangan soal sosok berinisial T yang disebut-sebut sebagai pengendali judi daring di Tanah Air. 

Terkait hal itu, Benny pun merasa heran publik baru meributkannya tahun ini.

"Justru ratas itu kan terjadi kalau nggak salah Agustus 2023, itu tahun lalu dong."

"Itu yang saya katakan, kok baru ribut sekarang. Toh saya sudah sampaikan di ratas tahun lalu," jelas Benny.

Benny menjelaskan, pembahasan dalam ratas itu berfokus pada tata kelola PMI.

"Saya diminta memberikan paparan yang cukup panjang, kemudian ketika masuk pada isu dengan penempatan (pekerja) ilegal, perlindungan negara, jadi saya bicara tentang angka-angka."

"Jadi kekagetan Presiden dan forum itu ya sebenarnya tentang apa yang saya sampaikan secara umum."

"Pertama, bagaimana sindikat penempatan ilegal tidak bisa disentuh hukum, siapa yang bermain di balik yang melindungi sindikat ilegal bekerja, orang yang dideportasi sudah 110.000 orang dalam empat tahun, orang yang meninggal 2.600 dalam empat tahun," jelas Benny.

Dalam pemaparannya, PMI yang dipekerjakan di sektor judi online dan scamming online di Kamboja itu ada yang berpendidikan SMA sampai S2.

Sosok T ini, lanjut Benny, berperan dalam penempatan PMI secara ilegal di Kamboja untuk dipekerjakan di sektor judi online.

"Ada tren baru ke Kamboja kalau penempatan ilegal, selama ini, yang menjadi korban adalah mereka yang berpendidikan menengah ke bawah, tren Kamboja ini berbeda."

"Mereka adalah anak-anak muda milenial atau gen Z yang memiliki pendidikan SMA, S1, bahkan S2. "

"Nah mereka dipekerjakan di sektor judi online dan scamming online, masuk ke situ. Terus saya menyebut bahwa yang menjadi fokus pemerintah adalah sosok T," ujar Benny.

Dibantah kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa dirinya belum pernah menerima informasi mengenai identitas lengkap sosok berinisial "T" yang disebut mengendalikan bisnis judi online di Indonesia, dari Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani.

Karenanya, kata Sigit, pihaknya akan memanggil Benny Rhamdani untuk membeberkan siapa sosok inisial T yang dimaksud supaya kasus bisnis judi online bisa menjadi lebih terang.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved