Minggu, 12 April 2026

Pilkada

Bawaslu RI Bakal Antisipasi Kecurangan Pilkada Serentak

Anggota Bawaslu RI, Puadi mengatakan, pengawasan oleh penyelenggara Pemilu di Pilkada serentak harus dilakukan secara ketat.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Anggota Bawaslu RI dilakukan pencocokan data pemilih Pilkada DKI di Komplek BPK IV, Kebon Jeruk, Jakbar, Jumat (5/7/2024). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir


WARTAKOTALIVE.COM, KEBON JERUK - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI bakal antisipasi terjadinya kecurangan Pilkada DKI sejak dini agar proses pemungutan suara di November 2024 mendatang berjalan lancar.

Anggota Bawaslu RI, Puadi mengatakan, pengawasan oleh penyelenggara Pemilu di Pilkada serentak harus dilakukan secara ketat.

Ia tidak ingin ada warga yang memenuhi syarat untuk bisa ikut memilih calon Gubernur DKI Jakarta tapi tak bisa mencoblos 

"Jangan sampai ada yang tidak memenuhi syarat tapi tib-tiba disimpulkan menenuhi syarat," katanya di Komplek BPK IV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7/2024).

Baca juga: Ini Alasan KPU RI Enggan Minta Maaf atas Pelanggaran Etik yang Dilakukan Hasyim Asyari

Menurut Puadi, KPU RI harus bisa benar-benar mencocokan data pemilih jangan sampai ada anggota TNI-Polri yang ikut memilih.

Ia menyarankan jika ada ketidaksesuaian data agar petugas Pantarlih mencoret dan mencatat warga yang sudah pindah alamat.

"Yang tadinya misalkan dia TNI-Polri, lalu menjadi warga Sipil (dipecat atau pensiun) atau bisa juga warga Sipil tiba-tiba tercatat sebagai TNU/Polri," tegasnya.

Puadi meminta agar pendataan ini bisa dilakukan secara tepat dan baik oleh petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih).

Namun, Puadi mengingatkan Bawaslu RI dan Panwaslu untuk mewaspadai serta konsentrasi kecurangan di lapangan.

"Bawaslu dan Panwaslu harus ke lapangan kira-kira sudah dilakukan Pantarlih belum," imbuhnya.

Baca juga: Rumah Anggota Bawaslu RI Didatangi Petugas Pantarlih untuk Dilakukan Coklit Pilkada DKI

Sebelumnya, Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).

Mereka mencatat dan memberikan lembaran kertas untuk warga yang datanya sudah dicocokan untuk ikut falam pemilihan Kepala Daerah DKI pada November 2024.

Petugas Pantarlih yang melakukan Coklit salah satunya di Komplek BPK IV B-6, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (5/7/2024).

Rumah itu milik anggota Bawaslu RI bernama Puadi yang didatangi petugas Pantarlih untuk dilakukan Coklit.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved