Pilkada
Bawaslu Jakarta Pusat Sebut Politik Uang dan Bansos Sulit Terhindarkan
Ketua Bawaslu Jakarta Pusat meyakini politik uang saat ini sangat marak dan masif. Namun, politik uang sulit dibuktikan.
Penulis: RafzanjaniSimanjorang | Editor: Feryanto Hadi
Dengan terbentuknya panitia pengawas pemilu kecamatan dan panitia pengawas pemilu kelurahan, semua isu pun diwaspadai dan diantisipasi sejak dini.
"Pola pendekatan yang kami lakukan yaitu memperbanyak sosialisasi pengawasan pemilu, pengawasan partisipatif masyarakat sehingga segala hal bisa diantisipasi," katanya.
Termasuk di dalamnya pemetaan lokasi rawan baik saat kampanye, penghitungan suara atau rekapitulasi suara.
Pihaknya akan memberitahu sejak ini, apa-apa saja yang dilarang.
Pilkada DKI Jakarta 2024 ini, Christian mengaku masih menunggu indeks kerawanan pilkada.
"Ada delapan kecamatan di sini, dan jika hasilnya telah keluar (indeks kerawanan), akan segera kami beritahu," ungkapnya. (raf)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp
| PSU Pilkada Papua Sengit, Dua Paslon Klaim Menang, Ini Perolehan Suara Versi QC |
|
|---|
| Gubernur Kalsel Muhidin Tanggapi Denny Indrayana Soal Hasil PSU Banjarbaru |
|
|---|
| Delapan Daerah Gelar Pemungutan Suara Ulang, Mulai dari Kota Banjarbaru Sampai Bengkulu Selatan |
|
|---|
| Senin Majelis Hakim MK Putus Sengketa Pilkada Bungo, Ini Bukti Kecurangan yang Terungkap |
|
|---|
| Jelang Dilantik Prabowo Subianto, Sejumlah Pejabat Sudah Tiba di Istana Kepresidenan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Christian-Nelson-Pangkey-ditemui-di-kantornya-pada-Jumat-2162024.jpg)