Berita Jakarta

Warga Jakarta Diminta Waspadai Demam Berdarah, Ribuan Orang di Jakarta Sudah Terkena

Warga Jakarta diminta mewaspadai kasus demam berdarah dengue (DBD) karena sudah ada ribuan orang yang terkena penyakit tersebut dan harus dirawat.

Warta Kota
Warga Jakarta diminta mewaspadai kasus demam berdarah dengue (DBD) karena sudah ada ribuan orang yang terkena penyakit tersebut dan harus dirawat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggota DPRD DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta Khotibi Achyar meminta warga mewaspadai kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta.

Soalnya sudah ada ribuan warga yang terkena penyakit tersebut hingga akhirnya dirawat di fasilitas kesehatan.

Pria yang akrab disapa Haji Beceng ini juga meminta kader juru pemantau jentik (Jumantik) lebih sering atau rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk di wilayahnya masing-masing.

Sebab, pemberantasan sarang nyamuk dinilai efektif menekan angka kasus DBD.

"Sudah menjadi kewajiban para Jumantik setiap saat datang ke masyarakat wilayahnya masing-masing. Biasanya kan hanya tanggal-tanggal tertentu saja, seperti Jumat," ujar Haji Beceng pada Kamis (28/3/2024).

Haji Beceng mengatakan, kader Jumantik harus meningkatkan sosialisasi 3M, yakni menutup, menguras, dan mengubur.

Baca juga: Kasus Demam Berdarah Melonjak di DKI, Ini Pesan Heru Budi Hartono Buat Warga Jakarta

Selain itu peran serta perangkat kelurahan dan kecamatan juga harus dimaksimalkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan demi menghindari jentik nyamuk.

Apalagi tempat berkembang biak nyamuk bukan hanya di air tergenang, namun juga di tempat kotor. Kegiatan kebersihan lingkungan di tingkat RT juga sangat penting.

"Karena masalahnya jentik-jentiknya itukan bisa berkembang bukan hanya di air yang kotor tapi di tempat-tempat bersih," ucap politisi Partai Golkar DKI Jakarta ini.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta hingga 18 Maret 2024, jumlah kasus DBD di enam wilayah Jakarta mencapai 1.729 orang.

Rinciannya, Jakarta Barat 562 orang, Jakarta Selatan 450 orang, Jakarta Timur 395 orang, Jakarta Utara 194 orang, Jakarta Pusat 115 orang dan Kepulauan Seribu 13 orang. (faf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved