Kesehatan

Nutrisi Biji Bunga Matahari dan 7 Manfaat Kesehatan yang Mengesankan

Fakta menariknya, biji bunga matahari sebenarnya adalah buah kecil yang dihasilkan dari kepala bunga matahari yang besar dan berwarna gelap.

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Pixabay
Banyak manfaat biji bunga matahari untuk kesehatan. Biji bunga matahari sebenarnya adalah buah kecil yang dihasilkan dari kepala bunga matahari yang besar dan berwarna gelap. 

Berikut 7 manfaat biji bunga matahari:

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Biji bunga matahari tidak mengandung kolesterol apa pun dan menawarkan banyak serat, Itu sebabnya biji bunga matahari dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. 

Memilih biji bunga matahari tanpa garam adalah kunci untuk mendapatkan manfaat ini karena jumlah natrium yang berlebihan dari garam dalam jangka waktu yang lama dapat berkontribusi pada peningkatan tingkat tekanan darah atau juga dikenal sebagai hipertensi.

Sementara itu, serat larut dalam biji bunga matahari mengikat kolesterol makanan di usus kecil, membantu membuangnya dari tubuh.

Tingginya kadar kolesterol dalam sirkulasi dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah dan arteri, yang juga dikenal sebagai aterosklerosis, yang merupakan ciri utama penyakit jantung tertentu.

"Biji bunga matahari juga mengandung lemak sehat tak jenuh yang disebut asam linoleat yang membantu meningkatkan relaksasi pembuluh darah dan menurunkan kolesterol," tambah Geiger.

2. Mendukung Kesehatan Tiroid

Sebagai sumber selenium yang sangat baik, biji bunga matahari dapat meningkatkan kesehatan tiroid karena mineral ini terkonsentrasi di kelenjar tiroid. 

Penelitian tahun 2023 bahkan menunjukkan kadar selenium yang rendah meningkatkan risiko beberapa gangguan tiroid.

3. Mendorong Kesehatan Metabolik

Serat, protein, dan lemak sehat yang ditemukan dalam biji lezat ini mendukung kesehatan metabolisme. 

Nutrisinya membantu memperlambat pencernaan dan menumpulkan respons gula darah, sehingga memperlambat kenaikan dan penurunan gula setelah makan. 

Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah metabolisme seperti diabetes tipe 2 yang memerlukan pengelolaan kadar gula darah secara ketat.

Ini juga membantu meningkatkan rasa kenyang, jika Anda menjadikannya camilan atau tambahan makanan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved