Minggu, 17 Mei 2026

Manfaat Beras Hitam, 'Beras Terlarang' yang Kerap Dikonsumsi Bangsawan Tiongkok

Saat ini beras hitam lebih banyak tersedia dan dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia, mengandung seluruh bagian biji-bijian, termasuk dedak.

Tayang:
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Getty Images
Saat ini beras hitam lebih banyak tersedia dan dinikmati oleh orang-orang di seluruh dunia, mengandung seluruh bagian biji-bijian, termasuk dedak. 

"Merendam atau memfermentasi beras sebelum dimasak dapat membantu mengurangi efek ini."

Nasi hitam lebih sehat dibandingkan nasi putih

Saat memilih antara hitam dan putih, ada baiknya mengingat bagaimana nasi putih diproduksi.

Beras secara alami terdiri dari tiga bagian yang dapat dimakan yakni dedak (bagian luar yang memberi warna pada beras), 'embrio' bagian dalam yang dapat dimakan, dan endosperm (bagian puih di dalam dedak).

Selama proses penggilingan, beras 'dimurnikan' dengan membuang dedak dan embrionya.

Menurut Whole Grains Council, proses tersebut menghilangkan sekitar 1/4 protein dalam biji-bijian, dan 1/2 hingga 2/3 atau lebih nutrisi.

Namun, nasi putih yang diperkaya tetap akan memberikan beberapa manfaat yang hilang selama proses pemurnian.

Jadi ya, nasi hitam memang memiliki nilai gizi lebih.

Tetapi nasi putih lebih menenangkan untuk sakit perut atau sebagai takaran makanan yang menenangkan.

Bisakah makan nasi hitam setiap hari?

Beras hitam kaya akan serat, yang secara keseluruhan merupakan hal baik, namun jangan berlebihan.

Allen menyatakan, mengonsumsi terlalu banyak serat dalam waktu yang terlalu cepat dapat menyebabkan sakit perut atau gas.

Meskipun beras hitam sangat bergizi, daripada memakannya setiap hari, yang terbaik bergantian dengan pilihan gandum utuh lainnya.

Hal itu dilakukan untuk mendapatkan lebih banyak variasi makanan dan mengurangi asupan arsenik (kerap ditemukan  di sebagian besar jenis beras). (Good Housekeeping)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved