Pemilu 2024

Punya Fasilitas Memadai, RSJ Grogol Siap Terima Pasien Caleg Gagal Tanpa Persiapan Khusus

RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Grogol, menyebut tak ada persiapan khusus terkait gangguan mental yang mungkin terjadi kepada caleg takala menelan kekalahan

WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Grogol, menyebut tak ada persiapan khusus terkait gangguan mental yang mungkin terjadi kepada caleg takala menelan kekalahan 

WARTAKOTALIVE.COM, GROGOL PETAMBURAN — Jelang perhelatan politik 2024, tersiar informasi bahwasannya sejumlah rumah sakit jiwa telah melakukan persiapan untuk menampung calon legisatif (caleg) yang gagal dalam pemilihan umum (pemilu).

Pasalnya, kerap ada kekhawatiran terkait gangguan mental yang mungkin terjadi kepada caleg takala menelan kekalahan.

Kendati begitu, berdasarkan wawancara dengan Dokter Galianti Prihandayani selaku Psikiater dan Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSJ Dr. Soeharto Heerdjan Grogol, menyebut jika di rumah sakit itu tak ada persiapan khusus.

"Karena kami merasa selama ini fasilitas pelayanan kami sudah memadai untuk merawat semua orang atau pasien yang membutuhkan layanan kesehatan jiwa," ungkap Galianti saat dihubungi, Rabu (6/12/2023).

Namun, apabila nantinya caleg yang gagal dalam Pemilu 2024 membutuhkan perawatan, pasien dapat memilih fasilitas rawat inap maupun rawat jalan yang tersedia.

Baca juga: 14.041 Disabilitas di Jakarta Barat akan Gunakan Hak Suara di Pemilu 2024, KPU Siapkan Pendamping

Menurut Galianti, ada berbagai kelas yang disediakan untuk pasien rawat jalan di RSJ Grogol. Di antaranya, kelas eksekutif pagi dan sore, serta eksekutif di hari Sabtu.

Sedangkan pasien rawat inap dapat dirawat di ruangan kelas VIP, kelas 1-3. 

"Karena kami tahun-tahun pemilu sebelumnya juga sama seperti ini, tidak pernah ada persiapan khusus, gedung khusus, atau ruangan khusus diperuntukan untuk caleg, tidak," katanya.

"Tetapi pelayanan sesuai kemampuan. Karena tidak semua caleg itu mampu VIP, terserah saja mereka sesuai dengan kemampuan mereka," imbuhnya.

Lebih lanjut, Galianti mengungkap jika pada Pemilu 2019 lalu, sempat ada pasien caleg gagal yang dirawat olehnya.

Pasien itu, kata dia, memiliki riwayat gangguan kecemasan sebelum bertarung dalam Pemilu 2019.

Baca juga: Bentuk Bintang Mercy Perubahan, Mantan Pendiri Demokrat Deklarasi Dukung Anies-Cak Imin

"Hanya dia ada kekhawatiran, kalau dengan kegagalan ini dia takut gangguan yang pernah dialami atau kecemasan timbul kembali. Sifatnya konsultasi," jelas Galianti.

Kendati demikian, Galianti menyampaikan jika pada intinya pihaknya siap menyediakan ruang perawatan. Baik kepada caleg gagal maupun umum.

Sementara itu, melansir dari Tribunnews.com, Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengaku, pihaknya belum melakukan persiapan terkait Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk caleg gagal pada Pemilu 2024

Hal ini merespons kekhawatiran ada gangguan mental ketika caleg menelan kekalahan.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved