Berita Nasional
Tanggapi Konflik Rempang-Galang, Raja Kesultanan Riau-Lingga Sampaikan Titah, Berikut Isinya
Konflik Rempang-Galang, Raja Kesultanan Riau-Lingga Sultan Hendra Syafri Riayat Syah Sampaikan Titah, Ini Isinya
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Upaya pengosongan lahan yang terjadi di Rempang dan Galang, Batam, Kepulauan Riau berujung ricuh.
Masyarakat Melayu dari sejumlah penjuru pun berdatangan ke Pulau Rempang.
Mereka meneriakkan perlawanan atas upaya pemerintah yang dinilai ingin mengusir warga Pulau Rempang dari tanah kelahirannya.
Konflik yang terjadi ditanggapi serius Raja Kesultanan Riau-Lingga, Duli Yang Mahamulia Seri Paduka Baginda Yang Dipertuan Besar Sultan Hendra Syafri Riayat Syah ibni Tengku Husin Saleh.
Titah itu tertulis dalam warkah berjudul 'Menjunjung Adat Menjulang Daulat' yang disampaikan Budayawan, Prof. Dr. Dato' Abdul Malik, M.Pd.
Dalam titah yang diterbitkan di Pulau Penyengat Indera Sakti pada Selasa, (12/9/2023), Sultan Hendra Syafri Riayat menekankan lima hal terkait konflik Repang-Galang.
Keturunan Prajurit Kesultanan Melayu Bintan
Hal pertama adalah status masyarakat Rempang dan Galang.
Mereka ditegaskannya bukan pendatang.
Masyarakat Pulau Rempang yang kini mendiami kampung-kampung itu merupakan keturunan prajurit dari Kesultanan Melayu Bintan yang kemudian berganti menjadi Kesultanan Riau-Lingga yang sudah ada sejak abad 11.
Leluhur mereka dijelaskan Prof Abdul Malik merupakan prajurit yang sudah mendiami Pulau Rempang sejak masa Kesultanan Sulaiman Badrul Alam Syah I sejak tahun 1720.
Baca juga: Ustaz Abdul Somad Tegas Soal Konflik Rempang, Instruksikan Warga Melayu Tolong Masyarakat
Baca juga: Soroti Konflik Rempang, Anies Ungkit Luka Warga Jakarta Ketika Kampung-kampung Dibuldoser Ahok
Selanjutnya, mereka pun ikut berperang bersama Raja Haji Fisabilillah dalam Perang Riau I pada tahun 1782 hingga 1784.
Begitu juga dalam Perang Riau II bersama Sultan Mahmud Riayat Syah (Sultan Mahmud Syah III) pada tahun 1784 hingga 1787.
"Jadi mereka bukan pendatang, masyarakat yang tinggal di Pulau Rempang itu adalah keturunan dari prajurit Kesultanan Melayu Bintan atau Kesultanan Riau-Lingga saat ini," ungkap Prof Abdul Malik dihubungi pada Selasa (12/9/2023).
Tanah Pemberian Sultan-sultan Melayu
Syngenta Indonesia Perkenalkan Benih Padi Hibrida Ningrat NK2133 |
![]() |
---|
Diam-diam Prabowo Subianto Sudah Dapat Data Lembaga Kotor di Indonesia |
![]() |
---|
Soal Kasus Wamenaker, Prabowo Subianto Mengaku Agak Malu |
![]() |
---|
TNI Turun Tangan Jaga Rel Kereta Agar Tak Diterobos Pendemo |
![]() |
---|
Pertahanan Polisi Disebut Jebol Saat Halau Demonstran di Tanah Abang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.