Penjualan Ginjal

Polda Metro Jaya Berpeluang Tetapkan Lebih dari Dua Tersangka Baru di Kasus Jual Ginjal ke Kamboja

Polda Metro Jaya menyebut kemungkinan bertambahnya tersangka baru dalam kasus TPPO dengan modus jual ginjal ke Kamboja.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Sigit Nugroho
wartakotalive.com, Ramadhan L Q, kompastv
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, sebut pihaknya berpeluang tetapkan lebih dari dua tersangka di kasus jual ginjal ke Kamboja. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus jual ginjal ke Kamboja.

Polda Metro Jaya menyebut kemungkinan bertambahnya tersangka baru dalam kasus TPPO dengan modus jual ginjal ke Kamboja.

Adanya calon tersangka baru itu usai Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyidikan di Bali.

"Saat ini, kami selaku tim Polda Metro Jaya berada di wilayah Polda Bali. Di-backup Polda Bali juga, kami adakan pemeriksaan terhadap para terduga tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, kepada wartawan, Jumat (28/7/2023).

Baca juga: Serem, Tiga Korban Jual Ginjal Cek Kesehatan di Polda Metro Jaya, Mudah Lelah dan Air Seni Berbusa

Baca juga: Pasien Operasi Ginjal Nekat Copot Infus Saat Rumah Sakit Hermina Depok Terbakar

Baca juga: Cerita Pasien Ginjal Turun dari Lantai 5 Saat Rumah Sakit Hermina Depok Terbakar

Menurut Hengki, calon tersangka baru tersebut ada lebih dari dua orang.

"Saat ini dilakukan pemeriksaan, mungkin kami akan tetapkan beberapa orang tersangka, yang jelas lebih dari dua (orang)," ujar Hengki.

"(Mereka) yang terlibat langsung terhadap kegiatan jual beli ginjal ini," ucap eks Kapolres Metro Jakarta Pusat itu. 

BERITA VIDEO: Viral Penyelam Bertemu 'Ikan Kiamat'

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya sedang melakukan lanjutan penyidikan di Bali terkait kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) modus jual ginjal ke Kamboja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, wilayah Bali menjadi pintu keberangkatan para korban menuju negara itu.

"Wilayah Bali kaitannya adalah tempat pemberangkatan para korban jual beli ginjal," ujarnya kepada wartawan, Selasa (25/7/2023).

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved