Berita Jakarta

Heru Budi Hartono Bakal Terbitkan Ingub Buntut Anak Buahnya Flexing Harta di Medsos

Heru Budi mengatakan, pencopotan pejabat di lembaga pemerintahan tentunya ada proses yang harus dilalui.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Kolase foto/net
Istri dan anak dari Massdes Arouffy, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta, sering flexing, apakah barang-barangnya asli? 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) buntut anak buahnya flexing atau pamer kekayaan di media sosial.

Bahkan pemerintah daerah mendapat dorongan untuk mencopot Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi pada Dishub DKI Jakarta Massdes Arouffy akibat istri dan anaknya flexing harta.

“Ya saya sudah berencana (mengeluarkan Ingub),” ujar Heru di Balai Kota DKI pada Senin (3/4/2023).

Heru mengatakan, pencopotan pejabat di lembaga pemerintahan tentunya ada proses yang harus dilalui.

Dalam hal ini Inspektorat DKI Jakarta masih mendalami pemeriksaan yang dijalani oleh Massdes maupun istrinya.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Bela Heru Budi Hartono, Terungkap Alasan Tidak Ikut Rapat Paripurna

“Sebenarnya gini, tentu ini semua ada proses yang sedang diteliti oleh Inspektorat. Terserah (pemanggilan keluarga Massdes) Inspektorat, alurnya harus jelas,” kata Heru yang juga menjadi Kepala Sekretariat Presiden RI.

Menurutnya, pemerintah daerah juga sudah mengeluarkan imbauan kepada para pejabat DKI Jakarta agar tidak flexing demi membangun keperyaan publik. Pesan itu sudah disampaikan Heru kepada para pejabat dari eselon IV sampai II.

“Saya menjabat satu bulan di sini sudah kasih, menjelaskan perumpamaan, kalimat-kalimat dan saya kumpulkan eselon II, III itu sudah dijelaskan,” imbuhnya.

Diketahui, istri dan anak dari Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Massdes Arouffy menjadi sasaran netizen karena memamerkan barang bermerk di media sosial.

Baca juga: Fraksi NasDem DKI Sesalkan Petinggi Dishub Pamer Harta di Sosmed: Gaji ASN itu dari Keringat Rakyat

Hal itu terungkap dari postingan @PartaiSocmed di media sosial Twitter.

“Beliau adalah istri dari Massdes Arouffy yang menjabat sebagai Kabid Pengendalian Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” demikian postingan @PartaiSocmed yang dikutip Warta Kota, pada Jumat (31/3/2023).

Dalam postingan itu, admin juga menampilkan foto istri Massdes yang mengenakan tas branded Hermes. Foto itu dibuat kolase dengan tas Hermes yang ditaksir miliaran rupiah.

“Yang pada bilang tas pada gambar pertama di atas adalah KW (barang tiruan) jangan terkejut dengan harga tas Hermes Birkin Crocodile yang mencapai 105 ribu dollar alias Rp 1,5 miliar lebih. Satu tas ini bisa beli berapa rumahmu,” cuit pemilik akun.

Tidak hanya sang istri, tapi anak perempuan Massdes juga memamerkan tas merk Gucci yang dijual hingga 1.690 poundsterling atau setara Rp 31 juta lebih. Bahkan sang anak juga foto sambil mengenakan tas merek Louis Vuitton senilai Rp 43.500.000. (

Klarifikasi Massdes Arouffy

Inspektur Pembantu II Inspektorat DKI Jakarta, Deden Bahtiar membenarkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap seorang pejabat Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang flexing atau pamer harta kekayaan di media sosial.

Diketahui, pejabat dimaksud bernama Massdes Arouffy yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta.

"Hasil dari klarifikasi yang bersangkutan nanti akan kami laporkan kepada Pak Pj Gubernur Heru," ujar Deden saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2023).

Deden pun belum dapat memastikan kebenaran informasi dari media sosial tersebut.

Baca juga: Dipanggil Inspektorat Buntut Istri dan Anak Flexing, Pejabat Dishub DKI Jakarta Terancam Sanksi

Oleh karena itu pihaknya akan meminta Massdes untuk klarifikasi terlebih dahulu.

Ia juga belum mengetahui keaslian barang-barang yang dipamerkan oleh Massdes bersama dengan anggota keluarganya.

Deden menginformasikan bahwa yang dipanggil saat ini hanyalah Massdes seorang (belum bersama istri dan anak perempuan yang ikut flexing).

Istri dan anak dari Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Massdes Arouffy menjadi sasaran netizen karena memamerkan barang bermerk di media sosial. Hal itu terungkap dari postingan @PartaiSocmed di media sosial Twitter.
Istri dan anak dari Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Massdes Arouffy menjadi sasaran netizen karena memamerkan barang bermerk di media sosial. Hal itu terungkap dari postingan @PartaiSocmed di media sosial Twitter. (Istimewa)

"Sementara masih yang bersangkutan ya. Kami akan kembangkan sesuai dengan perkembangannya. Kalau semisal dirasa perlu, ya kami hadirkan pihak yang lain," ucap Deden.

Deden memastikan pihaknya tetap objektif dalam melakukan pemeriksaan terhadap kasus flexing Massdes bersama dengan anggota keluarganya.

Baca juga: Putrinya Viral Suka Hura-hura dan Flexing, Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono: Itu Lumrah

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menanggapi adanya pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) yang flexing atau pamer kekayaan di media sosial.

Heru mengatakan bahwa hal tersebut merupakan tanggung jawab masing-masing pribadi tiap individu.

"Ya itu tanggung jawab masing-masing," ujar Heru saat ditemui di Stasiun LRT Dukuh Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2023).

Sementara itu, Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo memastikan pejabat tersebut bakal diperiksa Inspektorat DKI Jakarta buntut perbuatan sang anak dan istri yang pamer barang bermerek di media sosial.

Syafrin mengatakan, Inspektorat telah menggagendakan pemanggilan Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dishub DKI Jakarta, Massdes Arouffy (pejabat yang flexing) terkait hal tersebut pada Jumat (31/3/2023) siang. 

Hingga saat ini, Syafrin mengaku belum bertemu dengan Massdes untuk mengklarifikasi hal tersebut.

“Tentu untuk hal ini telah kami laporkan dan saat ini akan dilakukan pemeriksaan oleh unsur pengawasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Inspektorat) dan unsur pembina kepegawaian,” kata Syafrin kepada wartawan di Stasiun LRT Dukuh Atas, Jumat (31/3/2023).

Meski demikian, Syafrin belum bisa memastikan apakah Massdes bakal dinon-aktifkan terkait memamerkan gaya hidupnya tersebut atau tidak.

Ia menyerahkan hal itu kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menonaktifkan pegawai.

“Itu (non aktif) kami serahkan ke pemeriksaan jam 2 nanti siang,” pungkas Syafrin.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved