Ramadan
15 Salah Kaprah Seputar Puasa Ramadan yang Perlu Diketahui, Jangan Sampai Diulang
Inilah salah kaprah tentang puasa Ramadan yang sering dilakukan. Jangan sampai hal-hal ini tidak diketahui ya
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
7. Tidak Boleh Bermaksiat ketika Puasa, namun setelah Berbuka Baru Bermaksiat
Terkadang ada orang yang menahan diri untuk tidak pacaran di siang hari, namun setelah berbuka puasa ia pacaran.
Ada yang menahan diri untuk tidak ghibah dan berbohong di siang hari, namun setelah berbuka puasa ia ghibah dan berbohong. Dan sebagainya.
Ini keyakinan yang aneh sekali. Karena maksiat itu diharamkan baik ketika puasa maupun setelah berbuka.
Bahkan diharamkan di bulan Ramadhan maupun di luar bulan Ramadhan.
Bahkan ibadah puasa adalah untuk melatih kita agar terbiasa menjauhkan diri dari maksiat.
Karena jika yang mubah saja kita bisa menahan diri, maka apalagi yang haram.
Sehingga orang yang bermaksiat setelah berbuka, seakan-akan ibadah puasa tidak ada manfaatnya buat dia.
8. Dilarang Pakai Henna Saat puasa
Banyak perempuan percaya bahwa mereka tak boleh menggunakan Henna saat puasa.
Ini tak benar, para perempuan diperbolehkan untuk menggunakannya saat Ramadhan.
9. Mencicipi masakan untuk buka puasa
Beberapa orang percaya bahwa saat memasak kamu tak boleh mencicipi rasa makanannya untuk mengetahui rasanya sudah pas atau belum.
Ternyata ini diperbolehkan dalam Islam, selama orang yang masak itu tak memakan makanannya.
Mereka diperbolehkan mencicipi rasa masakan apakah membutuhkan garam atau bumbu lainnya.
Baca juga: Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasan Lengkap dan Niatnya
10. Sikat gigi bikin batal puasa
Banyak orang menganggap tak boleh menggunakan siwak atau sikat gigi saat puasa.
Ini salah, Nabi Muhammad menggunakan siwak saat puasa.
Kamu juga diperbolehkan menggunakan pasta gigi, alasannya adalah karena siwak juga memiliki rasa, jadi odol juga dianggap tak apa selama tak dimakan.
11. Beberapa orang membuat azan Subuh lebih cepat.
Hal ini dilakukan karena mereka ingin memperingatkan untuk berhenti makan.
Tapi hal ini ternyata salah dan seharusnya tak dilakukan.
12. Beberapa orang mengumandangkan azan telat.
Mereka melakukan ini untuk mengantisipasi jika Maghrib belum datang waktunya.
Tapi hal ini juga salah dan harusnya tak dilakukan.
13. Tidak Boleh Hubungan Badan dengan Pasangan Selama Ramadan
Banyak orang percaya bahwa mereka tak boleh melakukan hubungan badan dengan pasangan sah mereka di bulan Ramadhan.
Ini salah, kamu tak boleh melakukannya saat melakukan puasa, namun diantara Maghrib dan Subuh diperbolehkan untuk dilakukan.
14. Banyak perempuan percaya bahwa jika mereka sedang haid dan baru selesai kemudian belum mandi wajib, mereka tidak bisa puasa di hari itu.
(Mempertimbangkan jika haidnya selesai saat malam hari dan perempuan tersebut tidur belum melakukan mandi wajib dan saat bangun tak memiliki kesempatan untuk mandi wajib)
Hal ini saalah, seorang perempuan bisa tetap berpuasa tanpa harus mandi wajib.
15. Banyak pria percaya jika ia melakukan hubungan intim dengan pasangan sahnya dan tak mandi wajib (mirip seperti di atas) maka ia tak bisa puasa di hari berikutnya. (*)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Tidak Laris, Jamal Sampai Banting Harga Agar Amplop Lebarannya Diburu Pembeli |
![]() |
---|
Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Wartawan Jakarta Selatan Menggelar Aksi Berbagi |
![]() |
---|
Puasa di Murmansk Rusia Hanya Satu Jam, Ini Penyebab Durasi Ramadan Tiap Negara Berbeda? |
![]() |
---|
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan untuk Wilayah Jakarta pada Minggu 9 Maret 2025 |
![]() |
---|
Menteri Agama Sebut Agung Sedayu Akan Bangun Islamic Center di PIK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.