Minggu, 12 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Saat Ferdy Sambo Suruh Bharada E Tembak Brigadir J: Saya Akan Jaga Kamu

Ferdy Sambo mengatakan dirinya akan berperan menjaga Bharada E. Karena kalau Ferdy Sambo yang menembak, dikhawatirkan tidak ada yang bisa menjaga

Akun YouTube Kompas TV
Ferdy Sambo membawa buku hitam dan buku merah saat tiba di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022) untuk menjalani sidang perdana pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Dalam dakwaan Ferdy Sambo menjelaskan alasannya menyuruh Bharada Ricahrd Eliezer atau Bharada E menembak Brigadir J 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo menuturkan alasannya saat menyuruh ajudannya Bharada Richard Eliezer atau Bharada E menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dimana Ferdy Sambo mengatakan dirinya akan berperan menjaga Bharada E. Karena kalau Ferdy Sambo yang menembak, dikhawatirkan tidak ada yang bisa menjaga semuanya.

Alasan dan bujukan Ferdy Sambo ke Bharda E terungkap saat jaksa penuntut umum membacakan dakwaannya dalam sidang pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022) siang.

Baca juga: Diminta Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua, Bharada Eliezer: Siap Komandan!

"Lalu terdakwa Ferdy Sambo berkata lagi kepada Saksi Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan menyatakan peran saksi adalah untuk menembak korban Nofriansyah Yosua Hutabarat, sementara terdakwa Ferdy Sambo akan berperan untuk menjaga saksi Richard Eliezer," kata jaksa dalam sidang.

Selanjutnya kata jaksa, Ferdy Sambo berulang kali menyampaikan perencaan itu kepada Richard Eliezer.

"Pada saat terdakwa Ferdy Sambo menjelaskan tentang skenario tersebut, saksi Putri Candrawathi masih ikut mendengarkan pembicaraan antara Ferdy Sambo dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu, perihal pelaksanaan merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas di Duren Tiga," kata jaksa.

Baca juga: Usai Brigadir J Dieksekusi, Putri Ucapkan Terima Kasih ke Ricky Rizal, Richard Eliezer, & Kuat Maruf

Bukan itu saja, menurut jaksa, Ferdy Sambo meminta Richard Eliezer jika ada yang bertanya kenapa mengajak ke Duren Tiga adalah untuk isolasi mandiri.

"Untuk meminjmalisir perlawanan korban ketika rencana jahat tersebut dilaksanakan, maka harus dipastikan korban dalam keadaan sudah tidak bersenjata, lalu Terdakwa menanyakan senjata korban ke Richard Eliezer," ujar jaksa.

Sebelumnya kata jaksa, Ferdy Sambo sudah menyuruh Richard Eliezer mengisi amunisi senjata apinya dengan peluru.

Jaksa mengatakan niat Ferdy Sambo membunuh Brigadir J setelah mendengar cerita istrinya Putri Candrawathi yang baru tiba dari Magelang bahwa ia sudah dilecehkan Brigadir J.

Baca juga: Baru Terungkap, ART Adzan Romer Todongkan Pistol ke Arah Ferdy Sambo usai Terbunuhnya Brigadir J

"Mendengar cerita sepihak yang belum pasti kebenarannya tersebut membuat terdakwa Ferdy Sambo menjadi marah. Namun dengan kecerdasan dan pengalaman puluhan tahun sebagai seorang anggota Kepolisian sehingga terdakwa Ferdy Sambo berusaha menenangkan dirinyalalu memikirkan serta menyusun strategi untuk merampas nyawa korban Nofriansyah Yosua Hutabarat," kata jaksa dalam sidang di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).

Kemudian kata jaksa, Ferdy Sambo memanggil ajudannya Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer secara bergantian. "Kemudian Terdakwa Ferdy Sambo mengatakan kepada saksi Rizky Rizal Wibowo 'tidak apa-apa, tapi kalau dia (YOSUA) melawan, kamu backup saya di Duren Tiga'," kata Jaksa.

Selanjutnya karena tidak ada bantahan dari Ricky Rizal untuk mendukung rencana yang sudah diinginkan dan dikendakinya tersebut, Ferdy Sambo menyampaikan kepadanya untuk memanggil Bharada Richard Eliezer.

Baca juga: Keluarga Brigadir J Tidak Hadir di Sidang Perdana Ferdy Sambo Cs Besok

"Saksi Ricky Rizal Wibowo yang sudah mengetahui niat terdakwa Ferdy Sambo yang ingin merampas nyawa Korban Nofriansyah Yosua Hutabarat ternyata tidak berusaha untuk
menghentikan terdakwa Ferdy Sambo, supaya tidak melakukan niatnya tersebut," kata Jaksa.

Tetapi saksi Ricky Rizal turun menggunakan lift dan langsung menemui saksi Richard Elieze di teras rumah dan setelah bertemu ternyata sasksi Ricky Rizal bukannya memberitahu niat dan rencana jahat dari terdakwa Ferdy Sambo yang  sebenarnya agar mencegah niat dan rencana jahat tersebut dilaksanakan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved