Kamis, 9 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Diminta Ferdy Sambo Tembak Brigadir Yosua, Bharada Eliezer: Siap Komandan!

Saat itu, Bripka Ricky sudah mengetahui niat jahat Ferdy Sambo membunuh Brigadir Yosua.

Istimewa
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu tak menolak saat diminta Ferdy Sambo menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, di rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu tak menolak saat diminta Ferdy Sambo menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, di rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal itu terungkap dalam persidangan Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). Dalam sidang itu, Ferdy Sambo dihadirkan langsung di persidangan.

Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengungkapkan, Bharada Eliezer diminta Bripka Ricky Rizal menemui Ferdy Sambo di lantai 3 rumah Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Jakarta Selatan.

Saat itu, Bripka Ricky sudah mengetahui niat jahat Ferdy Sambo membunuh Brigadir Yosua. Namun, Bripka Ricky menolak menjadi eksekutor.

"Cad, dipanggil bapak ke lantai 3, naik lift saja cad!" Kata Bripka Ricky.

"Untuk apa bang?" Tanya Bharada Eliezer.

Baca juga: Tetap Dukung Jokowi Hingga 2024 Andai Semua Menterinya Dicopot, Wasekjen: NasDem Ikhlas

"Enggak tahu," balas Bripka Ricky.

Lalu, Bharada E menemui Ferdy Sambo yang tengah duduk di sofa panjang ruang keluarga lantai 3.

Kemudian, eks Kadiv Propam Polri itu pun menceritakan pelecehan seksual yang dialami istrinya, Putri Candrawathi, di rumah Magelang.

Baca juga: Hanura Belum Tentukan Koalisi di Pilpres 2024, Oso: Dari Dulu Apa yang Saya Usulkan Selalu Menang

"Setelah itu, saksi Richard Eliezer yang menerima penjelasan tersebut merasa tergerak hatinya, untuk turut menyatukan kehendak dengan terdakwa Ferdy Sambo," jelas jaksa.

Selanjutnya, Ferdy Sambo mengutarakan niat jahatnya untuk menembak Brigadir Yosua.

Lalu, dia menanyakan kesediaan Bharada Eliezer mengeksekusi rekannya tersebut.

Baca juga: Sekjen PDIP: Rumit Ada Partai Deklarasikan Capres Antitesis, Saat Jokowi Fokus Atasi Masalah Ekonomi

"Berani kamu tembak Yosua?" Tanya Ferdy Sambo.

"Siap Komandan!" Jawab Bharada Eliezer.

Setelah itu, Ferdy Sambo menyerahkan satu kotak peluru berisikan 9 mm kepada Bharada E. Sambo juga menyerahkan senjata api merek Glock 17 kepada Bharada Eliezer. (Igman Ibrahim)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved