Bulan Ini Masuk Tahap Lelang, Perubahan Warna Dasar Pelat Nomor Pribadi Jadi Putih Segera Diterapkan

Firman menambahkan, saat ini aturan tersebut belum berlaku bagi semua kendaraan.

Editor: Yaspen Martinus
Kompas.com
Perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan pribadi menjadi putih, bakal segera terealisasi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Perubahan warna dasar pelat nomor kendaraan pribadi menjadi putih, bakal segera terealisasi.

Korps Lalu Lintas Polri menyebut kebijakan ini segera diterapkan di Jakarta pada bulan ini. Hal itu dipastikan karena pengadaan pelat sudah masuk tahap lelang.

"Jadi Bulan Juni insyaallah saya lelang."

Baca juga: Bagikan Bonus Atlet SEA Games 2021, Jokowi: Kirim Enggak Usah Banyak-banyak, tapi Hasilnya Meningkat

"Nanti kita bisa lihat mobil baru di Jakarta sudah mulai pakai (pelat) warna putih," kata Kakorlantas Polri Irjen Firman Santyabudi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/6/2022).

Firman menambahkan, saat ini aturan tersebut belum berlaku bagi semua kendaraan.

Kendaraan yang diwajibkan mengganti pelat lamanya menjadi pelat putih harus memenuhi kriteria, di antaranya sudah habis masa berlaku pelat.

Baca juga: Boyamin Saiman Ungkap Perbandingan Gaji Jaksa Agung dan Pimpinan KPK, Selisih Rp65 Juta

"Hanya dikenakan wajib bagi kendaraan baru dan yang habis masa lima tahun kemarin."

"Jadi tidak ada membebani masyarakat yang pelat hitam harus jadi putih karena ada biaya di situ," jelas Firman.

Alasan lain yang membuat peralihan pelat warna kendaraan menjadi warna putih, bertujuan memudahkan petugas untuk mengawasi di lapangan.

Baca juga: Peluang Tiga Periode Sangat Kecil, Projo Usul Jabatan Jokowi Ditambah Jadi Dua Setengah Tahun

Apabila pelat nomor sudah digantikan dengan warna putih, polisi akan terbantu dalam melakukan penindakan menggunakan sistem kamera e-TLE.

Firman menambahkan, ada beberapa alasan lain yang mendorong pergantian warna dasar pelat nomor kendaraan. Di antaranya, karena warna putih sudah banyak diterapkan di sejumlah negara lain.

"Kenapa putih hitam? Membantu memaksimalkan capture dari e-TLE."

Baca juga: Jokowi Terbitkan PP 23/2022, Direksi BUMN Dilarang Jadi Caleg, Cakada, dan Pengurus Parpol

"Jadi dengan dasar warna terang dengan huruf warna gelap itu lebih menonjol, di beberapa negara sudah menerapkan."

"Kita sudah ada waktu itu CD dan angkutan umum dan tingkat akurasinya lebih tinggi," tutur Firman.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved