Kamis, 23 April 2026

Komunitas

Salam Forum Wujudkan Ruang Digital yang Toleran

Kami mendorong para kreator konten untuk aktif menyuarakan pesan perdamaian dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia

Istimewa
Peluncuran Kampanye Salam Forum di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Terbukanya akses ruang digital bagi setiap orang menghadirkan berbagai tantangan, termasuk penyebaran narasi intoleransi dan ekstremisme kekerasan. 

Terkait fenomena itu, Wahid Foundation sebagai organisasi masyarakat sipil berusaha melakukan upaya kontra narasi.

Cara yang dilakukan dengan menggagas langkah konkret dalam menyebarkan toleransi dan perdamaian dengan menonjolkan praktik-praktik baik di masyarakat. 

Bersama dengan 10 content creator dari kalangan tokoh agama, komunitas, media moderat dan aktivis perempuan, Wahid Foundation menggulirkan kampanye dengan sebutan 'Salam Forum".

Salam Forum merupakan kampanye hasil kerjasama Wahid Foundation, Google/YouTube, dan UNDP Bangkok Regional Hub, dalam melindungi masyarakat khususnya anak muda di Indonesia dari konten berbahaya.

Baca juga: Kelompok Tani Hisbul Waton:  Belum Kantongi Izin Edar, Jual Beras Hasil Panen ke Warga Sekitar

Baca juga: Komunitas Cinta Berkain Indonesia Terus Kembangkan Rasa Cinta Budaya Busana Berkain Nusantara

 Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation mengatakan, kerjasama ini berupaya untuk membangun kapasitas cendekiawan Islam moderat, guna menghasilkan dan menyebarkan pesan damai untuk melawan intoleransi dan ekstremisme kekerasan secara online, yang akhirnya dapat membangun kesadaran masyarakat akan penting nya toleransi di tengah perbedaan suku, ras, agama dan kepercayaan di Indonesia.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kemampuan para creator dalam menyebarkan pesan-pesan damai di ruang digital, pihaknya menyediakan program fellowship berbentuk mentoring dan pendanaan awal dalam produksi video kampanye untuk perdamaian.

"Nantinya, video hasil kolaborasi dengan 10 content creator ini akan dapat di akses melalui kanal youtube oleh masyarakat di seluruh Indonesia," kata Yenny Wahid saat peluncuran Kampanye Salam Forum di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022).

Peluncuran Kampanye Salam Forum di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022).
Peluncuran Kampanye Salam Forum di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2022). (Istimewa)

  

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI, Mahfud MD menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif dan upaya bersama yang telah dilakukan oleh Wahid Foundation, Google/YouTube Indonesia, dan UNDP dalam membangun kapasitas cendekiawan islam moderat, dengan harapan melalui kapasitas dan kemampuan yang mumpuni mampu menyebarkan pesan-pesan damai pada masyarakat Indonesia.

Menurutnya, ketersediaan saluran informasi yang timbul akibat perkembangan teknologi dan informasi telah merevolusi cara kita berkomunikasi dan cara masyarakat memperoleh sumber-sumber berita.

Ruang digital telah menjadi sumber informasi bagi masyarakat yang pada kenyataannya kerap mengabaikan etika publik bahkan tidak jarang menjadi ruang penyebaran secara luas informasi hoaks dan berbagai konten negatif lainnya.

"Oleh karena itu, Pemerintah memerlukan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak dalam menangani dan mengelola narasi negatif, informasi hoaks, dan konten-konten ekstrimisme kekerasan lainnya di ruang digital," kata Mahfud MD.

Danny Ardianto, Head of Government Affairs, YouTube Indonesia dan Frontier Asia Selatan mengatakan, upaya mencegah meluasnya intoleransi dan ekstremisme tidak hanya terbatas melalui pengembangan teknologi, namun juga pemberdayaan masyarakat melalui  literasi digital. 

"Melalui Salam Forum, kami mendorong para kreator konten untuk aktif menyuarakan pesan perdamaian dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Indonesia," katanya.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved