Pandemi Virus Corona

Pemkot Jakarta Selatan Gandeng Kadin Bantu UMKM dari Dampak Pandemi Virus Corona

Pemkot Jakarta Selatan bergerak cepat melihat UMKM yang terkapar akibat pandemi virus corona. Mereka minta bantuan Kadin.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
Istimewa
ILUSTRASI UMKM - Pemkot Jakarta Selatan bekerjasama dengan Kadin untuk memulihkan usaha yang dimiliki UMKM akibat pandemi virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan terus berupaya memulihkan perekonomian masyarakat di wilayahnya yang sempat terhambat karena imbas dari pandemi Covid-19, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Oleh sebab itu, Pemkot Jaksel menjalin kolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jakarta Selatan.

Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, berharap isu terkait UMKM dapat menjadi perhatian banyak sektor.

Baca juga: Cegah Bentrok, Fans Vinales dan Marquez Dipisahkan oleh Tikungan 16 di Sirkuit Mandalika

"Untuk menunjang itu semua pastinya harus ada yang mendanai dan mengedukasi," katanya, dalam keterangan yang diterima pada Jumat (18/3/2022).

Ali menuturkan bahwa kolaborasi sangat terbuka bagi Kadin Jakarta Selatan terkait UMKM.

Saat ini, ujar dia, pihaknya juga tengah mengiventarisir isu UMKM.

"Untuk pendanaan sudah ada Bank DKI dan yang mengedukasi akan melibatkan sejumlah universitas yang berkompeten di sejumlah bidang," sambung Ali.

Terkait pemasaran, Ali menyebutkan pada Maret ini adalah momen yang tepat untuk membantu para pelaku UMKM Jakarta selatan yang tergabung dalam Jakpreneur.

Baca juga: Politisi Golkar Ungkap Alasan Airin yang Temani Airlangga, Bukan Zaki saat Bertemu Surya Paloh

"Terlebih sedang berlangsung Jumat Beli Lokal (JBL) di wilayah Jakarta Selatan. Pada program itu dipasarkan produk kuliner, fashion dan kerajinan tangan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jakarta Selatan, Affan Siregar mengatakan program JBL sangat bagus dalam kaitannya dengan UMKM.

Event tersebut bisa disinergikan dengan program Kadin Jakarta Selatan, seperti pelatihan UMKM untuk ekspor, pelatihan digital marketing dan digitalisasi.

"Artinya kami terbuka jika dibutuhkan untuk pelatihan tadi. Pada Kadin kami ada program anggota tercatat UMKM, biayanya Rp 120ribu per tahun. Biayanya terbilang kecil sekali," ujar Ali.

Baca juga: Polisi Temukan Dina Mariana di Kelapa Gading, setelah Viral di Medsos Hilang Diculik

Terakhir, untuk peluang ekspor pada produk UMKM, Kadin Jakarta Selatan dapat membantu agar lebih dikembangkan, terlebih ada platform berbasis aplikasi yang sedang dibangun.

Affan juga menyebut, berbagai kegiatan seperti pameran, festival, dan persiapan G20 dapat mendongkrak pasar UMKM.

"Kesiapan itu bisa dijalin dengan Pemkot Jaksel atau sudin terkait. Makanya kami perlu silaturahmi kami dengan jajaran Pemkot Jaksel," pungkas Ali.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved