OTT KPK

Ini Wajah Hakim PN Surabaya yang Diciduk KPK, Diduga Terima Suap Pengurusan Perkara

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap hakim, panitera, dan pengacara di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/1/2022).

Editor: Yaspen Martinus
pn-surabayakota.go.id
Hakim Itong Isnaeni Hidayat diciduk KPK dalam sebuah operasi tangkap tangan di PN Surabaya, Rabu (19/1/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap hakim, panitera, dan pengacara di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/1/2022).

Ketiganya diduga terlibat tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di Pengadilan Negeri Surabaya.

Juru Bicara Mahkamah Agung (MA) Andi Samsan Nganro mengungkapkan sosok hakim PN Surabaya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK itu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 19 Januari: Rekor Baru Lagi di 2022, Pasien Positif Tambah 1.745 Orang

"Informasi dari Ketua PN Surabaya, bahwa pagi tadi sekitar pukul 05.00-05.30 WIB, KPK datang ke Kantor PN Surabaya."

"Dan di dalam mobilnya dilihat ada Saudara Itong Isnaeni Hidayat SH MH, hakim PN Surabaya," kata Andi, Kamis (20/1/2022).

Selain mengungkap sosok hakim, Andi turut membeberkan sosok panitera yang dicokok tim penindakan KPK.

Baca juga: Omicron Mengganas, Epidemiolog Sarankan Pemerintah Setop Pembelajaran Tatap Muka Hingga Awal Maret

"Begitu pula informasi yang diterima, nama panitera pengganti bernama Hamdan SH juga turut diamankan," sebut Andi.

Menurut Ketua PN Surabaya, lanjut Andi, penangkapan ini baru diketahui pagi tadi ketika KPK datang ke PN Surabaya dan langsung menyegel ruangan hakim.

Setelah menyegel, lanjut Andi, tim KPK bergegas pergi.

Baca juga: Dokter Reisa: Jangan Mikir Vaksin Booster Bikin Overdosis

"Terhadap masalah ini untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi, kita tunggu saja penjelasan resmi dari KPK," papar Andi.

Sebelumnya, KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Kota Surabaya, Jawa Timur kali ini menjadi daerah yang disasar.

Baca juga: Arteria Dahlan Diduga Punya Lima Mobil Berpelat Nomor Sama, BK DPR Diminta Turun Tangan

Di sana, tim penindakan KPK menangkap dua orang.

"Benar, (19 /1/2022) KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di Surabaya Jawa Timur."

"Terdiri dari panitera dan pengacara yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (20/1/2022).

Baca juga: Korupsi Proyek Satelit di Kemenhan, Kejaksaan Agung Cuma Tangani Tersangka dari Pihak Sipil

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved