Senin, 18 Mei 2026

Ubedilah Badrun Alami Dugaan Ancaman dan Teror Usai Laporkan Anak Jokowi ke KPK

Badrun menyebut ancaman itu ia rasakan di jagat maya, dan dalam kesehariannya.

Tayang:
Tribunnews.com
Dosen Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun mengaku mengalami dugaan teror atau ancaman, usai melaporkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabumi Raka dan Kaesang Pangarep, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Dosen Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun mengaku mengalami dugaan teror atau ancaman, usai melaporkan dua putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabumi Raka dan Kaesang Pangarep, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Badrun menyebut ancaman itu ia rasakan di jagat maya, dan dalam kesehariannya.

Meski begitu, dugaan ancaman psikologis itu ditanggapi santai oleh aktivis  98 ini.

Baca juga: Fatality Rate Indonesia Masih di Atas Rerata Global Jadi Alasan Lansia Prioritas Divaksin Booster

"Narasi ancaman muncul di medsos dengan bahasa yang sarkastis, tapi saya respons baik-baik saja," kata Badrun kepada Tribunnews, Minggu (16/1/2022).

Bentuk teror psikologis yang dialami Badrun antara lain ada kontak yang tak dikenalinya, kerap menelepon, hingga ada orang tak dikenal yang diduga mengintai rumahnya.

"Kontak yang tidak dikenal memang ada yang menghubungi saya di malam hari, saya tidak pernah mengangkatnya. Semoga bukan dalam rangka meneror."

Baca juga: Pemerintah Sebut Vaksin Booster Tak Wajib, Epidemiolog Sepakat

"Dua hari lalu memang ada orang yang tidak dikenal dan tidak pernah terlihat sepanjang saya tinggal 13 tahun lebih di sini.

"Orang itu menggunakan kendaraan roda dua, dan duduk di tempat istirahat lapangan basket, terlihat mengamati rumah sekitar 20 menit."

"Kehadiran sopir tetangga ke lokasi itu yang membuat ia pergi dari lokasi duduknya, selebihnya wallahua'lam," beber Badrun.

Baca juga: Andika Perkasa Siap All Out Dukung Kejaksaan Agung Tangani Kasus yang Libatkan Anggota TNI

Meski ada beberapa kejanggalan yang dialami setelah melaporkan putra Presiden ke KPK, Badrun berharap hal itu bukan bagian dari ancaman.

Ia tetap berpikir positif dan menyatakan kondisinya saat ini baik-baik saja.

"Semoga motifnya bukan dalam rangka teror psikologis, saya positive thinking saja bahwa itu semua jauh dari motif teror."

Baca juga: JAM-Pidmil Dilibatkan dalam Penyidikan Kasus Proyek Satelit di Kementerian Pertahanan

"Alhamdulillah saya saat ini baik baik saja," jelas Badrun.

Sebelumnya, Ketua Jokowi Mania Immanuel Ebenezer melaporkan dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun ke Polda Metro Jaya, Jumat (14/1/2022).

Pelaporan yang dilakukan pria yang akrab disapa Noel itu, karena Ubedilah diduga memfitnah keluarga Presiden Joko Widodo.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved