Senin, 20 April 2026

Vaksinasi Covid19

Puan Maharani Minta Pemerintah Gratiskan Vaksin Booster

Vaksin booster mulai digelar pada 12 Januari 2022 untuk golongan dewasa.

Tribunnews.com
Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster.

"DPR RI memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program booster vaksin Covid-19."

"Dan kami harapkan booster vaksin diberikan tanpa ada pungutan bayaran,” kata Puan, Selasa (4/1/2022).

Baca juga: 16 Pekan Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19, Kuning Tetap 408 Kabupaten/Kota

Vaksin booster mulai digelar pada 12 Januari 2022 untuk golongan dewasa, dan saat ini masih menunggu hasil riset Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Puan menegaskan, keselamatan masyarakat adalah yang utama.

“Pemerintah harus menjamin keselamatan masyarakat."

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Ditangkap KPK karena Suap Proyek dan Lelang Jabatan

"Karena itu vaksin booster perlu diusahakan gratis untuk warga, terutama rakyat kecil,” ucapnya.

Meski begitu, Puan menilai pemerintah bisa menyiapkan opsi lain sesuai kemampuan negara.

Apabila dirasa perekonomian masih belum bisa menutupi program booster vaksin, pemerintah disebut bisa membuat program booster berbayar bagi kalangan menengah ke atas.

Baca juga: 44 Bekas Pegawai KPK Bakal Ditugaskan di Kortas Tipikor Polri

“Tapi prinsip yang utama, vaksin booster harus gratis, karena vaksin adalah kebutuhan dasar rakyat yang merupakan tanggung jawab Negara,” ucap Puan.

Program booster vaksin diprioritaskan bagi kelompok lansia peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dan non-PBI.

DPR berharap pemerintah memperhatikan betul data peserta PBI BPJS Kesehatan, mengingat kelompok masyarakat ini paling sulit mendapatkan akses kesehatan.

Baca juga: KRONOLOGI Satgas Madago Raya Tembak Mati Teroris MIT Poso Ahmad Panjang, Terciduk di Semak-semak

“Pastikan seluruh rakyat kurang mampu masuk dalam daftar PBI BPJS Kesehatan, baik itu lansia atau golongan umum."

"Sehingga masyarakat dari kelompok tersebut betul-betul mendapat pelayanan kesehatan, tanpa perlu mengkhawatirkan biaya,” pinta Puan.

Mantan Menko PMK ini menekankan pentingnya booster vaksin Covid-19, apalagi kasus Omicron sudah semakin meluas.

Baca juga: Omicron Makin Galak, Mulai Besok Warga Prancis Dilarang Masuk Indonesia

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved