Kasus Rizieq Shihab

Rest Area KM 50 Tol Japek Dibongkar Usai Penembakan 6 Anggota FPI, Pengelola: Program Lama

Lokasi penembakan yang melibatkan polisi dan anggota FPI yang sebelumnya berfungsi sebagai tempat istirahat pengendara, kini sudah tidak ada.

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Yoga Trianggoro, Direktur Operasional PT Jasamarga Tollroad Operator, mengungkapkan alasan rest area KM 50 di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek, dibongkar. 

Dia mengatakan, kamera CCTV itu offline sejak Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 04.40 WIB, atau sebelum insiden penembakan terjadi.

"Ada laporan bahwa CCTV dari KM 49-72 itu offline dalam hal ini, karena kami set 24 jam tampilannya hilang."

"Jadi kami ketika ada kejadian seperti itu, kita akan selalu membuat laporan kerusakan seperti itu, kami sampaikan ke vendor kami," ucap Yoga.

Yoga mengatakan belum mengetahui secara detail penyebab pasti kenapa CCTV tersebut offline.

Namun, kata dia, berdasarkan laporan, hal tersebut bisa terjadi karena terputusnya jaringan fiber optic ke server yang berada di Bekasi.

"Jadi secara pasti CCTV enggak berfungsi?" Cecar Jaksa.

"Ofline, dalam hal ini CCTV di lokasi kejadian secara sistem atau fisik on, tapi gambar tidak bisa disampaikan ke server kami di Bekasi sehingga ofline," terangnya.

Merasa tidak puas dengan jawaban tersebut, jaksa kembali menanyakan apakah ada gambar yang berhasil ditangkap oleh CCTV tersebut saat kejadian.

Menyikapi pertanyaan jaksa itu, Yoga mengatakan, saat CCTV dalam keadaan offline, maka seluruh gambar tidak bisa terekam dan tersimpan di server.

Sedangkan berdasarkan laporan dari vendor, proses perbaikan CCTV itu baru rampung pada Senin (7/12/2020) sore.

"Berarti enggak ada (gambar) yang ter-save?" Tanya jaksa.

"Betul pak, karena kami menyimpan data kami di server kami yang ada di Bekasi."

"Dan itu rekaman tadi yang direkam CCTV kami dari km 2-72 itu di antara ke server kami di Bekasi, melalui fiber optik yang ada di ruas jalan tol tersebut," jawab Yoga.

Pimpinan Jasamarga Tollroad Operator memastikan tidak ada unsur sabotase dari kejadian itu, melainkan hanya terputusnya jaringan fiber optic yang terhubung ke server.

"Apakah ditemukan adanya tanda-tanda atau bukti bahwa yang menjadi offline di KM sekian dikarenakan sabotase?" Tanya Henry Yosodiningrat, kuasa hukum terdakwa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved