Kasus Rizieq Shihab
Rest Area KM 50 Tol Japek Dibongkar Usai Penembakan 6 Anggota FPI, Pengelola: Program Lama
Lokasi penembakan yang melibatkan polisi dan anggota FPI yang sebelumnya berfungsi sebagai tempat istirahat pengendara, kini sudah tidak ada.
CCTV Offline
Jaksa penuntut umum (JPU) turut menghadirkan Direktur Operasional PT Jasamarga Tollroad Operator Yoga Trianggoro, dalam sidang lanjutan perkara yang menewaskan 6 anggota FPI, Selasa (16/11/2021).
Yoga ditanya soal gangguan pada CCTV di sepanjang ruas tol Jakarta-Cikampek KM 49-72, saat penembakan yang menewaskan 6 anggota FPI terjadi.
"Bisa saudara jelaskan bagaimana bentuk pengawasan dan operasional, khususnya untuk CCTV?" Tanya jaksa di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Baca juga: Banyak Langgar Aturan, Polri Diminta Hentikan Rekrutmen Mantan Pegawai KPK Jadi ASN
"Jadi kami berkontrak dengan vendor kami, untuk bisa melakukan pemeliharaan CCTV, pemeliharaan rutin maupun perbaikan," jawab Yoga.
Jaksa lantas menanyakan keberadaan atau lokasi pemasangan kamera CCTV tersebut.
Yoga mengaku dirinya merupakan pihak yang bertanggung jawab atas segala sarana dan fasilitas yang ada di seluruh ruas jalan tol Jakarta-Cikampek KM 2 -KM 72.
Baca juga: Fraksi PDIP Geser Herman Hery ke Komisi VII DPR, Bambang Pacul Jadi Ketua Komisi III
"Terkait keberadaan CCTV bisa dijelaskan?" Tanya jaksa lagi.
"Untuk keberadaan CCTV kalau di standar pelayanan minimal oleh PUPR, saya mendapat perintah untuk memasang dan memelihara CCTV itu sebagai fasilitas tambahan jalan tol."
"Untuk ruas Japek kita memasang CCTV dari Km 2-72 jumlahnya sekitar 123 CCTV," ungkap Yoga.
Baca juga: KPK: Korupsi Pilihan Hidup, Hari Ini Enggak, Besok Belum Tentu
Jaksa kembali menanyakan kondisi kamera CCTV saat insiden penembakan yang menewaskan 6 anggota FPI.
Insiden itu terjadi di rest area KM 50 Cikampek.
"CCTV mulai dari pintu gerbang Karawang barat sampai rest area km 50."
"Apakah CCTV yang ada mulai dari pintu gerbang Karawang barat sampai dengan km 50, apakah kondisinya waktu itu aktif terkunci atau gimana?" Tanya jaksa.
Yoga mengatakan, saat kejadian CCTV memang dalam keadaan aktif, namun mengalami gangguan atau kerusakan, yang membuat CCTV tersebut offline dan tidak bisa menyimpan gambar di server.