Breaking News:

Ujaran Kebencian

Terima Berkas Perkara Penganiayaan M Kece oleh Irjen Napoleon, Jaksa Butuh 7 Hari untuk Meneliti

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer menyatakan, berkas perkara masih dalam penelitian jaksa peneliti dalam 7 hari ke depan.

Editor: Yaspen Martinus
Ist
Kejaksaan Agung menerima pelimpahan berkas perkara penganiayaan atau pengeroyokan terhada M Kece, atas nama tersangka Irjen Napoleon Bonaparte, dan empat tersangka lainnya, dari Bareskrim Polri. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Kejaksaan Agung menerima pelimpahan berkas perkara penganiayaan atau pengeroyokan atas nama tersangka Irjen Napoleon Bonaparte, dan empat tersangka lainnya, dari Bareskrim Polri.

Pelimpahan berkas perkara tahap pertama atas nama tersangka Napoleon Bonaparte diserahkan dengan surat pengantar Nomor: B/115/X/2021/Dittipidum tanggal 13 Oktober 2021.

Berkas perkara itu diserahkan ke Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Masyarakat Diminta Jangan Pilih Capres Pencitraan dan Terlalu Banyak Janji dan Irasional

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer menyatakan, berkas perkara masih dalam penelitian jaksa peneliti dalam 7 hari ke depan.

"Selanjutnya berkas perkara tersebut di atas akan dilakukan penelitian oleh jaksa peneliti yang ditunjuk dalam jangka waktu 7 hari."

"Untuk menentukan apakah berkas perkara dapat dinyatakan lengkap atau belum secara formil maupun materiel," kata Leonard, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Komposisi Unsur Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat di Pansel KPU-Bawaslu Dinilai Tak Penting

Leonard menjelaskan, jika berkas perkara tidak lengkap, maka nantinya jaksa memberikan waktu 7 hari untuk penyidik melakukan perbaikan.

"7 hari untuk memberikan petunjuk apabila berkas perkara belum lengkap," ucapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara penganiayaan Muhammad Kece, yang dilakukan oleh Irjen Napoleon Bonaparte di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Baca juga: Ini Sejumlah Hambatan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Salah Satunya Informasi Hoaks

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan, pelimpahan berkas perkara tahap satu telah dilakukan kepada jaksa penuntut umum (JPU) sejak Rabu (13/10/2021) pekan lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved