Breaking News:

Berita Jakarta

Sempat Ditutup selama PPKM Level 4, Jakarta International Velodrome Kembali Dibuka untuk Umum

Velodrome adalah salah satu tempat penyelenggaraan olahraga cabang balap sepeda di Ramawangun Jakarta Timur

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Jakarta International Velodrome (JIV), atau yang disebut Jakarta International BMX Track (JIBT), di Rawamangun, Jakarta Timur. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Jakarta International Velodrome (JIV), Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur kembali dibuka untuk umum pada Senin (30/8/2021).

Pembukaan ini disesuaikan dengan Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 1026 tahun 2021 tentang Pemeberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Sekretaris Perusahaan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Nadia Diposanjoyo mengatakan, pembukaan Velodrome mengikuti protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Baca juga: NasDem Langsung Pecat Bupati Probolinggo Puput dan Suami yang Anggota DPR usai Ditangkap KPK

Baca juga: Mulai Besok, Pelanggar Ganjil Genap DKI Jakarta Akan Dikenakan Sanksi Tilang

“JIV dibuka setiap hari mulai pukul 06.00-20.00 dan kuota pengunjung yang masuk dibatasi maksimal 25 persen atau 750 orang dari kapasitas 3.000 orang,” kata Nadia berdasarkan keterangannya pada Senin (30/8/2021).

Nadia mengatakan, ada empat syarat bagi masyarakat yang ingin masuk ke dalam JIV.

Pertama, pengecekan suhu tubuh dan penggunaan masker wajib dilakukan sesuai prokes.

Kedua, harus melakukan vaksinasi minimal tahap pertama dengan bukti sertifikat vaksin dalam aplikasi JAKI, Pedulilindungi, dan lembaga berwenang terkait.

Ketiga, bagi yang belum atau tidak bisa melakukan vaksinasi dikarenakan alasan kesehatan.

Baca juga: Tuding Anies Bermanuver Agar Interpelasi Tak Terlaksana, Tsamara Amany: Mengapa Takut, Pak Gubernur?

“Mereka tetap bisa masuk Velodrome dengan catatan sebagai penyintas Covid-19 dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi Covid-19, dan bagi orang yang kontraindikasi dilakukan vaksinasi serta anak-anak usia kurang dari 12 tahun,” ujar Nadia.

Untuk penyintas Covid-19 dalam masa tenggang tiga bulan setelah terkonfirmasi Covid-19, dapat menunjukkan bukti laboratorium.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved