Virus Corona Jabodetabek
BOR Isolasi di Jakarta Turun Hingga 39 Persen, Wagub DKI: Pertanda Baik, Jangan Kendor Prokes
Pemprov Jakarta bahkan mengklaim tidak ada lagi antrean pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pasien dengan suspek Covid-19.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTAKOTALIVE, GAMBIR - Keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) isolasi dan ICU yang menangani pasien Covid-19 di berbagai rumah sakit di DKI Jakarta, terus melandai.
Pemprov Jakarta bahkan mengklaim tidak ada lagi antrean pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pasien dengan suspek Covid-19.
“Kami bersyukur BOR di Jakarta turun terus sampai 39 persen untuk isolasi, dan ICU jadi 65 persen."
Baca juga: Juliari Batubara Minta Maaf kepada Jokowi dan PDIP, Mengaku Cuma Lalai Tak Awasi Ketat Anak Buah
"Ini pertanda baik, untuk itu jangan kendor dan jangan abai laksanakan prokes secara ketat,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Senin (9/8/2021) malam.
Menurut Ariza, seluruh masyarakat yang beraktivitas di Jakarta harus menaati prokes pencegahan Covid-19.
Sebagai daerah yang menyandang status Ibu Kota, interaksi di Jakarta lebih tinggi dibanding daerah lain, sehingga potensi penyebaran Covid-19 lebih besar.
Baca juga: Polisi Tahan Dua ABG Tersangka Peretas Situs Setkab, BS di Rutan Bareskrim, MLA di Bapas Cipayung
“Kita tahu di Jakarta adalah pusat interaksi, pusat pertemuan orang karena di Jakarta adalah pusat segalanya."
"Dari bisnis, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.”
“Tentu potensi orang datang ke Jakarta dari luar negeri sangat pesat, sehingga berpotensi terjadi kerumunan dan pada akhirnya penyebaran Covid-19,” tutur mantan anggota DPR Fraksi Gerindra tersebut.
Baca juga: Terbitkan Permenkes 23/2021, Budi Gunadi Sadikin Hapus Vaksinasi Gotong Royong Berbayar
Ariza mengatakan, diperlukan kerja sama semua pihak dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Tanah Air.
Masyarakat wajib mematuhi prokes 5M, sedangkan pemerintah menggiatkan upaya 3T.
“Kami bersyukur penurunan kasus di Jakarta dan perpanjangan PPKM Level 4 ini mudah-mudahan bisa menurunkan kasus lebih signifikan."
Baca juga: Situs Diretas ABG, Setkab Gandeng BSSN, BIN, dan Polri untuk Kuatkan Keamanan Website
"Sehingga kita bisa memutus mata rantai penularan Covid-19 di Jakarta,” harapnya.
Tingkat BOR untuk pasien Covid-19 di Ibu Kota sempat menembus angka 90 persen lebih pada Juli 2021.
Pemprov DKI Jakarta bersama stakeholder lain telah menyiapkan 140 rumah sakit rujukan Covid-19.
Baca juga: 4 Dai Polri Terbaik Diterjunkan ke Lumbung Simpatisan Teroris MIT Poso, Dakwah dari Masjid ke Masjid