Breaking News:

VIDEO Jatah Beras Bansos Warga Dipotong Setengah, Ketua RW: Akan Dibagi ke Warga yang Tak Kebagian

Dirinya menjelaskan, bahwa pemotongan beras BST nantinya akan diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Murtopo

WARTAKOTALIVE.COM, Bekasi - Sejumlah warga yang tinggal di lingkungan RT 6 RW 10 Kelurahan Medan Satria Kecamatan Medan Satria, yang menerima Bantuan Sosial Tunai (BST), mengaku jatah beras bansos dipotong oleh pengurus lingkungan.

Diketahui di wilayah tersebut, dilakukan pemotongan BST berupa beras yang diterima oleh warga sekitar.

Seharusnya, warga sekitar menerima beras sebanyak 10 kilo namun pihak lingkungan sekitar memotongnya sebesar 5 kilo.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Rukun Warga (RW) 10, Abu Basyar membenarkan adanya pemotongan jatah beras bansos yang di terima oleh warga setempat.

Baca juga: Gerakan Berbagi untuk Warga Salurkan Bansos Untuk Janda Tua di Sawah Besar

Baca juga: Salurkan Bansos Beras di Jabar, Pos Indonesia Terapkan Strategi Khusus

Baca juga: Cara Mudah Pengecekan Bansos Tunai Rp 300.000 dan Beras 10 Kg Lewat Cekbansos.kemensos.go.id

Dirinya menjelaskan, bahwa pemotongan beras BST nantinya akan diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah.

"Kami sadar bahwa masyakarat kami masih banyak yang belum mendapatkan. Atas dasar inilah kami bersama pengurus RW ataupun RT dan pamor, mengambil kebijakan supaya ini bisa kami bagikan kepada yang berhak," jelas Abu saat dikonfirmasi belum lama ini.

Baca juga: Kelurahan Tanah Tinggi Gelontor Bansos Beras pada 4.000 Warga

"Namun demikian, kami perlu juga memberikan beras yang 10 kilo ini dibagikan separuhnya sebanyak 5 kilonya kepada yang benar membutuhkan dan juga tidak mendapatkan apa-apa pada hari ini," ungkap Abu.

Abu membantah bahwa pemotongan BST berupa beras milik warga dilakukan secara sepihak tanpa ada informasi terlebih dahulu.

"Sudah, kita sudah memberitahu dengan kesepakatan warga baik tulisan ataupun lisan. Jadi bukan kemauan tapi hasil musyawarah dengan yang mendapatkan tersebut," ujarnya.

Baca juga: Salurkan Beras 10 Kilo ke Tiap Warga, Kasudinsos Jakarta Pusat: Hasil Bantuan Jangan Dijual Lagi

"Kita buatkan surat kesepakatan untuk ditandatangani sekaligus juga kita sampaikan secara lisan bahwa beras ini akan di sampaikan kepada warga yang membutuhkan," tambahnya.

Namun, niat baik dari RT ataupun RW nampaknya harus diurungkan. Sebab, adanya warga yang tidak mau dilakukan pemotongan bantuannya tersebut.

"Ternyata kami mendapatkan teguran dari kecamatan dan juga kelurahan agar itu tetap dibagikan yang mendapatkan.  Itu sudah saya lakukan, di dampingi oleh Ketua RT, pamor ada bu sekel, pak lurah, Kapolsek, binmaspol juga hadir. Alhamdulillah sudah clear semua, dan dijalankan sesuai dengan yang ada," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved