Breaking News:

Salurkan Bansos Beras di Jabar, Pos Indonesia Terapkan Strategi Khusus

Dengan menerapkan strategi khusus, Pos Indonesia optimistis penyaluran bansos akan berjalan efisien, tepat waktu, dan sesuai target.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. Pos Indonesia
PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bansos beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Khusus untuk bansos beras, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana, menjelaskan dari 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 3,8 juta KPM berada di Jawa Barat (Jabar). 

WARTAKOTALIVE.COM, BANDUNG — PT Pos Indonesia (Persero) berkomitmen menyelesaikan target penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) dan bantuan sosial (bansos) beras yang telah diamanatkan pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

Pada tahun 2021 ini, Kemensos menargetkan penyaluran BST kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan bansos beras kepada 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan pemerintah sebagai jaring pengaman sosial dan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat terdampak Covid-19, sekaligus upaya penyelamatan perekonomian nasional.

Khusus untuk bansos beras, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana, menjelaskan dari 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 3,8 juta KPM berada di Jawa Barat (Jabar).

Bahkan, angka penerima di Jabar tersebut masih akan ditambah 2,1 juta KPM sehingga total penerima bansos beras di Jabar sebanyak 5,9 juta KPM. Besarnya angka penerima di Jabar tersebut menuntut Pos Indonesia untuk menjalankan strategi khusus dalam pendistribusian bansos beras.

PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bansos beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Khusus untuk bansos beras, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana, menjelaskan dari 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 3,8 juta KPM berada di Jawa Barat (Jabar).
PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bansos beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Khusus untuk bansos beras, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana, menjelaskan dari 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 3,8 juta KPM berada di Jawa Barat (Jabar). (Dok. Pos Indonesia)

"Karena angkanya lebih dari 50 persen, kami menerapkan strategi khusus. Kami menyediakan task forces khusus yang disiapkan untuk memastikan tidak ada kendala terkait tenaga penyalur, armada ditambah, serta tenaga penyalur dibekali dokumen berbasis digital sehingga mempercepat penyaluran," kata Siti Choiriana yang akrab disapa Ana, Sabtu (31/7/2021).

Dengan menerapkan strategi khusus, Pos Indonesia optimistis penyaluran bansos akan berjalan efisien, tepat waktu, dan sesuai target. "Di Jabar meski jumlahnya (KPM) terbesar, kami optimistis tidak akan ada keterlambatan dibandingkan dengan penyaluran di daerah lain," ujar Ana.

Menyalurkan bansos di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Ana mengakui Pos Indonesia butuh tenaga ekstra. Sejalan dengan itu, Pos Indonesia telah melakukan langkah-langkah antisipasi.

"Semua petugas juru bayar telah divaksinasi Covid-19, pendistribusian dilakukan mengikuti protokol kesehatan yaitu melalui door to door untuk mencegah kerumunan, tenaga juru bayar dan armada  kami tambah. Kami juga berkoordinasi dengan Bulog dan pemerintah daerah setempat agar pendistribusian berjalan efisien sesuai target, tepat waktu, sesuai data, dan tentu saja kualitas beras baik," ujar Ana.

Ana optimis walau target penyaluran bansos beras harus terdistibusikan semua seiring  masa PPKM yang berakhir tanggal 2 Agustus nanti, seumber daya yang dimiliki Pos Indonesia, lanjut Ana, akan dikerahkan untuk mengakselerasikan penyaluran beras ke berbagai daerah.

PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bansos beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Khusus untuk bansos beras, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana, menjelaskan dari 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 3,8 juta KPM berada di Jawa Barat (Jabar).
PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan bansos beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Khusus untuk bansos beras, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero), Siti Choiriana, menjelaskan dari 10,6 juta KPM di seluruh Indonesia, sebanyak 3,8 juta KPM berada di Jawa Barat (Jabar). (Dok. Pos Indonesia)

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved