Jumat, 8 Mei 2026

VIDEO Idris-Imam Terjun ke Lapangan Berikan Bansos ke Warga yang Isoman di Rumah

Wali Kota Depok Mohammad Idrislangsung menyambangi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri untuk memberikan paket sembako di sejumlah kelurahan.

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Murtopo

Laporan Wartawan Warta Kota, Vini Rizki Amelia

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK -- Wali Kota Depok Mohammad Idris menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk terjun langsung dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Arahan tersebut dikatakan Tito seusai rapat koordinasi (rakor) dengan Pemerintah Kota Depok perihal penanganan pandemi Covid-19 di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jumat (23/7/2021) kemarin.

Hari ini, Idris langsung menyambangi para warga yang tengah menjalani isolasi mandiri untuk memberikan paket sembako di sejumlah kelurahan.

"Hari ini, melalui kegiatan DeSaber atau Depok Sedekah Bersama, kita bagikan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak Covid-19, juga warga yang tengah menjalasi Isoman. Bantuan ini berasal dari donasi ASN melalui Korpri," papar Idris disela pemberian sembako kepada warga di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: VIDEO Imam Budi Hartono Minta Warga Depok yang Tengah Isoman Segera Melapor untuk Diberikan Bantuan

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Minta Wali Kota Depok Terjun Langsung Berikan Bansos ke Masyarakat

Pemberian bansos berupa sembako itu dikatakan Idris menyasar sejumlah kelurahan yakni Kelurahan Ratujaya, Pondok Jaya, Gandul dan Limo. 

Untuk setiap pake sembako tersebut berisikan beras, mie instan, produk UMKM dan lain sebagainya.

"Satu paket senilai Rp 150 sampai Rp 200 ribu. Setiap kelurahan kami distribusikan 100 paket. Bantuan ini murni dari ASN, di luar bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos), Kemensos, Provinsi dan lainnya," akunya.

Tak hanya Idris, pemberian sembako kepada warga juga turut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (IBH) di hari yang sama.

Baca juga: Ini Kata Mendagri Soal Masyarakat Terima Bansos Dobel

Baca juga: Tito Karnavian Datangi Kabupaten Bekasi Minta Anggaran Bansos untuk Masyarakat Dimaksimalkan

Kedua pemimpin Kota Depok ini membagi tugas wilayah demi mengakomodir kebutuhan warga yang membutuhkan bantuan utamanya mereka yang tengah menjalani isoman.

Imam turun ke Kelurahan Limo dan juga Gandul dan memberikan bansos menyusuri setiap rumah warga yang tengah menjalani isoman dengan berjalan kaki.

Dalam kegiatan itu, Imam yang merupakan lulusan Teknik Petrokimia Universitas Indonesia (UI) ini didampingi Camat Cinere Manguluang Mansur dan Lurah Gandul Mursalim wilayah RW 01 Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere.

Salah seorang penerima sembako di RT 05 RW 07 Kelurahan Ratujaya Indra, mengaku senang dan bersyukur karena mendapat bantuan tersebut. 

Baca juga: Salurkan Bansos, Panglima TNI & Kapolri Turut Sosialisasikan Vaksin Keliling Kepada Masyarakat

Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang sedang menjalani Isoman.

"Alhamdulillah, terima kasih Pemerintah Kota (Pemkot) Depok atas bantuan ini. Akan kami gunakan dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Dalam kunjungannya memonitoring penanganan pandemi Covid-19 di Kota Depok, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut membahas mengenai penyaluran pemberian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat.

Mantan Kapolri ini mengatakan, meski dari pemerintah pusat (pempus) diantaranya Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) serta BUMN turut menggelontorkan anggaran bagi warga terdampak.

Namun Tito menyadari bahwa sedianya Pemerintah Daerah (Pemda) memiliki anggaran khusus untuk bansos maupun dari anggaran regular yang dapat digunakan dalam pemberian bansos.

Baca juga: Simak Cara Daftar Dapatkan Bansos dan Obat-obatan untuk Warga Isolasi Mandiri di Kota Tangerang

Untuk itu, Tito mengatakan kepala daerah dapat turut mendukung pemberian bansos guna berbagi beban dengan Pempus menggunakan anggaran daerah.

"Saya minta ke teman-teman di daerah, kita berbagi beban, tidak hanya (menggunakan anggaran dari) Pemerintah Pusat tapi juga pakai anggaran yang ada di daerah untuk diberikan bansos segera dan belanjakan kemudian diberikan kepada masyarakat yang betul-betul memerlukan," kata Tito kepada wartawan di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (23/7/2021).

Tak hanya sekedar menggelontorkan anggaran, Tito juga meminta para kepala daerah untuk terjun langsung memberikan bansos tersebut kepada masyarakat.

Hal ini dikatakan Tito guna memberikan semangat dan dukungan moril kepada mereka yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Warga Petukangan Utara Keluhkan Pungli Bansos Tunai, Begini Bantahan Ketua RT dan Pengurusnya

"Karena daya pengaruhnya ke masyarakat itu lebih terasa dibanding (yang memberikan) Dinas Sosial atau staf yang turun ke lapangan,"

"Jadi, kami minta berikan contoh dengan memberikan bantuan sosial turun ke masyarakat dalam bentuk tunai maupun non tunai," tandasnya.

Kesulitan yang dialami Indonesia yang sudah hampir satu tahun lebih terkungkung pandemi Covid-19, Tito menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah baik pusat maupun daerah selalu bergerak untuk membantu masyarakat.

"Nanti juga saya akan turun ke daerah-daerah lain yang saya anggap ada anggaran bansos tapi realisasinya rendah atau tidak terealisasikan dengan baik ke masyarakat," paparnya.

Selain ke daerah penyanggah Ibu Kota di Provinsi Jawa Barat, Tito mengaku dirinya juga akan turut menyambangi daerah Tangerang Kota, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang untuk memantau langsung penanganan Covid-19.

"Kita bersama-sama akan turun utamanya ke wilayah penyanggah Ibu Kota," akunya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved