Breaking News:

PPKM Darurat

Warga Petukangan Utara Keluhkan Pungli Bansos Tunai, Begini Bantahan Ketua RT dan Pengurusnya

Ketua RT di Petukangan Utara merespons tudingan seorang warga di lingkungannya terkait pungutan liar penyaluran bansos tunai.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
Tribunnews
Ilustrasi - Sempat ada keluhan warga di Petukangan Utara, Jakarta Selatan soal pungli bansos yng dilakukan pengurus RT 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Sempat ramai terjadi pungli yang dilakukan oknum pengurus RT kepada warga di RT 013/01 Petukangan Utara terkait penyaluran bantuan sosial atau bansos tunai.

Berikut ini pembelaan Ketua RT dan para pengurusnya.

Ketua RT 013 RW 01 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Saman merespons tudingan seorang warga di lingkungannya terkait pungutan liar penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).

Saman mengungkapkan bahwa nominal uang tidak dipatok petugas yang merupakan kader PKK RT setempat, tetapi secara sukarela dari warga yang ingin memberi.

“Itu seikhlasnya saja bagi warga yang ingin kasih, yang tidak kasih juga nggak apa-apa,” ucap Saman saat ditemui di rumahnya, kepada Wartakotalive.com pada Jumat (23/7/2021) sore.

Baca juga: Miris, Warga Penerima BST Kemensos Dipungli, Wajib Bayar Rp 20.000 per Orang Setiap Kali Pencairan

“Dari uang itu, kami kumpulkan uangnya untuk sekadar ucapan terima kasih ke petugas pos secara sukarela, buat makan siang dan ongkos, karena sudah antar undangan ke kami,” lanjutnya.

Selain itu, Saman mengatakan nantinya kelebihan uang dari pemberian warga secara sukarela kepada petugas tersebut diberikan kepada masyarakat yang tidak dapat bantuan bansos tunai.

“Kalau BST, kan, memang ada yang dapat, ada yang nggak. Jadi kalau ada lebih uang itu, kami bakal kasih ke warga yang nggak kebagian,” kata pria berusia 54 tahun itu. 

“Kan ada yang nggak kebagian tuh, warga yang ngontrak, namanya dia nggak dapat undangan, maka kami kasih ke dia dari sisa uang itu. Dari warga untuk warga juga,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Saman kembali menegaskan hal tersebut tidak benar bahwa oknum petugas mematok uang kepada warga saat mengantar undangan BST. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved