Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat Berakhir, PT KAI Commuter Tetap Berlakukan Sejumlah Syarat Perjalanan KRL

PPKM Darurat Berakhir, Syarat-syarat Perjalanan Bagi Masyarakat yang Hendak Menumpang KRL Masih Berlaku. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Fandi Permana
VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba saat konferensi pers mengenai pembatasan jam operasional KRL Jabodetabek di Stasiun Jakarta Kota, Rabu (5/5/2021)/Dok. PT KAI Commuter Indonesia 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk saat ini tetap melayani pengguna KRL dari sektor esensial, sektor kritikal dan mereka yang memiliki kebutuhan mendesak sesuai aturan yang berlaku.

Selain kewajiban para penggunanya untuk mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan yang berlaku, para pengguna KRL juga harus membawa dan menunjukkan dokumen syarat perjalanan saat hendak menggunakan KRL.

"Ketentuan - ketentuan-ketentuan tersebut masih akan tetap berlaku mulai Senin, 26 Juli 2021 mendatang hingga seterusnya," jelasnya dalam siaran tertulis pada Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Polri Salurkan 723.773 Paket Sembako dan 3.863 Ton Beras Sepanjang PPKM Darurat

Hingga saat ini para pengguna KRL diwajibkan memiliki salah satu dokumen syarat perjalanan dengan KRL yaitu:

1. STRP atau surat keterangan dari pemerintah daerah setempat, atau 

2. Surat tugas dari pimpinan perusahaan maupun instansi pemerintahan tempatnya bekerja.

3. Untuk Pengguna dengan kebutuhan mendesak (Keperluan pengobatan/medis, persalinan, duka cita, vaksinasi) juga wajib menunjukkan dokumen atau surat keterangan yang sesuai.

Baca juga: Partai Demokrat Kecam Budi Arie Setiadi karena Unggah Poster Fitnah dan Hoax

Selama pelaksanaan PPKM Darurat, pihaknya juga memberlakukan penerapan protokol kesehatan, baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan KRL sesuai dengan aturan pemerintah.

Mulai dari memperketat pembatasan jumlah pengguna KRL pada tiap kereta atau gerbongnya pada satu waktu yaitu sebanyak 52 orang dari kapasitas tiap keretanya.

Kemudian para pengguna juga wajib menggunakan masker ganda dengan masker medis yang dilapis masker kain sebagaimana direkomendasikan Kementerian Kesehatan, atau menggunakan masker jenis N95, KN95, atau KF94 tanpa perlu dirangkap.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved