Kesehatan
Me Time Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri Hindari Bermain Media Sosial
Dr dr Erlina Burhan MSc SpP(K) mengatakan, selama isolasi mandiri (isoman) paling penting pengobatan dan menjaga kesehatan jiwa.
Penulis: LilisSetyaningsih |
Isolasi mandiri dilakukan selama 10 hari bila tanpa gejala sejak pengambilan swab.
Sementara gejala ringan 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apa pun.
Bila kontak erat, dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari sejak kontak dengan kasus Covid-19.
“Pemeriksaan PCR di akhir isolasi mandiri tidak perlu dilakukan,” kata Erlina.
Baca juga: Pemkot Tangerang Siapkan 8.311 Paket Bansos Sembako untuk Warga yang Jalani Isolasi Mandiri
Baca juga: Sudah Isolasi Mandiri Selama 13 Hari? Jangan Takut Jika Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasannya
Kegiatan harian saat isolasi mandiri :
* Buka jendela kamar untuk cahaya matahari masuk dan sirkulasi udara.
* Berjemur matahari 10-15 menit antara pukul 10.00 – 13.00.
* Pakai masker saat bertemu keluarga atau orang lain di rumah.
* Rutin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.
* Olahraga rutin 3-5 kali seminggu.
* Makan bergizi seimbang 3 kali sehari secara terpisah dengan keluarga.
* Pisahkan cucian kotor dengan pakaian kotor keluarga lainnya.
* Bersihkan kamar setiap hari, gunakan alat pelindung diri (APD) minimal masker.
* Cuci alat makan sendiri setelah selesai digunakan
* Periksa suhu tubuh dan saturasi oksigen setiap pagi dan malam. (Saturasi normal bila diatas 94 persen. Bila dibawah 94 harus segera dilaporkan ke pemantau kesehatan.
* Tidur di kamar pribadi yang terpisah dengan anggota keluarga lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/olahraga-dan-diabetes197.jpg)