Kesehatan
Me Time Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri Hindari Bermain Media Sosial
Dr dr Erlina Burhan MSc SpP(K) mengatakan, selama isolasi mandiri (isoman) paling penting pengobatan dan menjaga kesehatan jiwa.
Penulis: LilisSetyaningsih |
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Akibatnya, kapasitas rumah sakit tidak bisa lagi menampung pasien Covid-19.
Pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan dan sedang atau orang tanpa gejala (OTG) pun diminta untuk isolasi mandiri di rumah.
Dokter Spesialis Paru Konsultan Dr dr Erlina Burhan MSc SpP(K) mengatakan, selama isolasi mandiri (isoman) paling penting pengobatan dan menjaga kesehatan jiwa.
“Saat isolasi mandiri adalah waktu yang tepat untuk me time," kata Erlina saat menjadi pembicara di acara PT Soho Global Health, belum lama ini.
Baca juga: Kapal Pelni Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG hingga Gejala Ringan untuk Atasi Krisis Ruang Perawatan
Baca juga: PDI Perjuangan DKI Buka Dapur Umum untuk Warga Isolasi Mandiri, Berikut Link Pendaftarannya
Dia hadir membawakan topik 'Waspadai Lonjakan Covid-19, Ayo Lindungi Keluarga yang disiarkan lewat YouTube.
"Bila biasanya sibuk dengan pekerjaan, saat isomanlah punya waktu banyak tanpa diganggu pekerjaan,” ujarnya lagi.
Kegiatan yang bisa dilakukan saat isoman seperti membaca buku, menulis jurnal, melakukan hobi yang selama ini tidak dilakukan seperti melukis.
Namun, para pasien Covid-19 yang sedang isoman tidak disarankan melihat media sosial.
“Lebih baik mengurangi paparan sosial media dan berita mengenai Covid-19."
"Tidur cukup, olahraga ringan, dan rutin nutrisi seimbang,” ujar dokter dari Divisi Infeksi Departeman Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Baca juga: Nafa Urbach Sedang Jalani Isolasi Mandiri di Rumah Usai Positif Covid-19, Tunda Temui Anak di Bali
Baca juga: VIDEO Warga Perumahan Puri Madani 2 di Tangsel, Membuat Satgas Covid-19 Mandiri Demi Bantu Sesama
Menurut dia, melihat media sosial tidak disarankan karena disinyalir banyak berita hoax yang akhirnya membuat panik dan khawatir.
Sebaiknya, jika pasien ingin melihat berita Covid-19 melalui laman resmi seperti dari website Kementerian Kesehatan RI, Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Selain melakukan hobi, Erlina menyarankan banyak bicara dengan keluarga atau kerabat secara daring sehingga tetap terkoneksi dengan komunitas.
Mereka juga disarankan untuk banyak berdoa agar segera pulih.
Ketika saat isoman mengalami gejala lain seperti suhu tubuh naik di atas 38 derajat celcius harus lapor ke petugas pemantau/fasilitas kesehatan terdekat dan anggota keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/olahraga-dan-diabetes197.jpg)