Senin, 27 April 2026

Kesehatan

Me Time Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri Hindari Bermain Media Sosial

Dr dr  Erlina Burhan MSc  SpP(K)  mengatakan, selama isolasi mandiri (isoman) paling  penting pengobatan dan menjaga kesehatan jiwa.

Penulis: LilisSetyaningsih |
Diabetes Care Group
Ilustrasi olahraga dan makanan. Saat pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri disarankan untuk tetap berolahraga minimal 3 kali seminggu. Serta mengonsumsi makanan gizi seimbang. 

WARTAKOTALIVE.COM,  JAKARTA - Kasus positif Covid-19  di Indonesia terus meningkat. Akibatnya, kapasitas rumah sakit  tidak bisa lagi  menampung pasien Covid-19.

Pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan dan sedang atau orang tanpa gejala (OTG) pun diminta untuk isolasi mandiri di rumah.

Dokter Spesialis Paru Konsultan Dr dr  Erlina Burhan MSc  SpP(K)  mengatakan, selama isolasi mandiri (isoman) paling  penting pengobatan dan menjaga kesehatan jiwa.

“Saat isolasi mandiri adalah waktu yang tepat untuk me time," kata Erlina saat  menjadi pembicara di acara PT Soho Global Health, belum lama ini.

Baca juga: Kapal Pelni Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG hingga Gejala Ringan untuk Atasi Krisis Ruang Perawatan

Baca juga: PDI Perjuangan DKI Buka Dapur Umum untuk Warga Isolasi Mandiri, Berikut Link Pendaftarannya

Dia hadir membawakan topik 'Waspadai Lonjakan Covid-19, Ayo Lindungi Keluarga  yang disiarkan lewat YouTube.

"Bila biasanya sibuk dengan pekerjaan, saat isomanlah punya waktu banyak tanpa diganggu pekerjaan,” ujarnya lagi.

Kegiatan yang bisa dilakukan saat isoman seperti membaca buku, menulis jurnal, melakukan hobi  yang selama ini tidak dilakukan seperti melukis.

Namun, para pasien Covid-19 yang sedang isoman tidak disarankan melihat media sosial.

“Lebih baik mengurangi paparan sosial media dan berita mengenai Covid-19."

"Tidur cukup, olahraga ringan, dan rutin nutrisi seimbang,” ujar dokter dari Divisi  Infeksi Departeman Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Baca juga: Nafa Urbach Sedang Jalani Isolasi Mandiri di Rumah Usai Positif Covid-19, Tunda Temui Anak di Bali

Baca juga: VIDEO Warga Perumahan Puri Madani 2 di Tangsel, Membuat Satgas Covid-19 Mandiri Demi Bantu Sesama

Menurut dia, melihat media sosial tidak disarankan karena disinyalir banyak berita hoax yang akhirnya membuat panik dan khawatir.

Sebaiknya, jika pasien ingin melihat berita Covid-19 melalui laman resmi seperti  dari website Kementerian Kesehatan RI, Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Selain melakukan hobi, Erlina menyarankan  banyak bicara dengan keluarga atau kerabat secara daring sehingga tetap  terkoneksi dengan komunitas.

Mereka juga disarankan untuk banyak berdoa agar segera pulih.

Ketika saat isoman mengalami gejala lain seperti  suhu tubuh naik di atas 38 derajat celcius harus lapor ke petugas pemantau/fasilitas kesehatan terdekat dan anggota keluarga.

Isolasi mandiri dilakukan selama 10 hari bila tanpa gejala sejak pengambilan swab.

Sementara gejala ringan 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apa pun. 

Bila kontak erat, dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari sejak kontak dengan kasus Covid-19.

“Pemeriksaan PCR di akhir isolasi mandiri tidak perlu dilakukan,” kata Erlina.

Baca juga: Pemkot Tangerang Siapkan 8.311 Paket Bansos Sembako untuk Warga yang Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Sudah Isolasi Mandiri Selama 13 Hari? Jangan Takut Jika Masih Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Kegiatan harian saat isolasi mandiri :

*    Buka jendela kamar untuk cahaya matahari masuk dan sirkulasi udara.

*    Berjemur matahari 10-15 menit antara pukul 10.00 – 13.00.

*    Pakai masker saat bertemu keluarga atau orang lain di rumah.

*   Rutin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.

*    Olahraga rutin 3-5 kali seminggu.

*    Makan bergizi seimbang 3 kali sehari secara terpisah dengan keluarga.

*    Pisahkan cucian kotor dengan pakaian kotor keluarga lainnya.

*   Bersihkan kamar setiap hari, gunakan alat pelindung diri (APD) minimal masker.

*   Cuci alat makan sendiri setelah selesai digunakan

*   Periksa suhu tubuh dan saturasi oksigen setiap pagi dan malam. (Saturasi normal bila diatas 94 persen. Bila dibawah 94 harus segera dilaporkan ke pemantau kesehatan.

*   Tidur di kamar pribadi yang terpisah dengan anggota keluarga lain. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved