PPKM Mikro

27 Pengawainya Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Lakukan Lockdown 3 Hari

Akibat 27 pengawainya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil test Covid-19, PN Jakarta Pusat memberlakukan lockdown sementara tiga hari.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Beberapa petugas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berjaga di pintu gerbang setelah Pengadilan Negeri Jakarta memberlakukan lockdown selama tiga hari akibat ada pengawai terpapar Covid-19, Selasa (22/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMAYORAN -- Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberlakukan lockdown sementara selama tiga hari akibat 27 pengawai terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil test Covid-19.

Dari 27 itu beberapa di antaranya merupakan Hakim, PP, Jurusita dan Pegawai di lingkungan PN Jakarta Pusat. Saat ini mereka tengah menjalani isolasi akibat terpapar Covid-19.

Pantauan wartakotalive.com terlihat pintu gerbang Pengadilan Negeri Jakarta tampak tertutup, beberapa petugas keamanan pun juga berjaga di depan gerbang pintu masuk untuk memberikan informasi kepada masyarakat jika PN Jakarta Pusat tutup sementara.

Video: Tiga PKL Tak Kenakan Masker, Terjaring Operasi di Pamulang

Di depan pintu masuk juga telah terpasang spanduk berwarna hijau yang bertuliskan jika PN Jakarta Pusat untuk sementara tutup operasional (persidangan) selama tiga hari kedepan.

Humas PN Jakarta Pusat Bambang Nurcahyono mengatakan ditemukannya pengawai PN Jakarta Pusat yang terpapar Covid-19 berawal dari 9 pengawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR.

Menindak lanjuti hal itu dan melihat situasi kasus Covid-19 yang mengalami kenaikan.

Baca juga: Benyamin Davnie Desak Ketua RT Bersikap Berani untuk Terapkan Lockdown

Baca juga: Sri Mulyani tak Ingin Lockdown, meski Kasus Covid-19 Kian Melonjak

PN Jakarta Pusat melakukan swab antigen kepada seluruh pengawai pada Senin (21/6). Hasilnya 18 orang terkonfirmasi reaktif.

"Jadi kita lakukan swab antigen kepada semua Hakim maupun pengawai lingkungan PN Jakarta Pusat. Hasil swab antigen itu terdapat 18 orang dinyatakan reaktif ditambah sebelumnya ada 9 yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan tes PCR," kata Bambang dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).

Berdasarkan hasil swab PCR dan swab antigen itu Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah melaporkan kepada Bapak Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Laporan itu berdasarkan Surat No.W10-UI/794/KP/01.UI/2021 Tanggal 21 Juni 2021 dan berdasarkan Surat Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No.W10-U/3482/OT.01/6/2021 Tanggal  21 Juni 2021.

Baca juga: 70 Warga Positif Corona, Satgas Covid-19 Micro Lockdown Satu RW di Cikarang

"Untuk memutus matarantai penyebaran virus Covid-19, terhitung hari ini Selasa, 22 Juni 2021 sampai dengan Kamis 24 Juni 2021, Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk sementara kegiatan operasionalnya (persidangan)," katanya.

Namun untuk hal-hal yg bersifat urgent tetap dilayani namum bersifat terbatas.

Sedangkan untuk Hakim dan Pegawai Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tetap melakukan kegiatan pekerjaan dari rumah (WFH).

"Untuk yang sifatnya urgent dan mendesak kami tetap akan melayani karena ada pejabat yang tetap stanby untuk melayani masyarakat. Layanan operasional akan kembali normal pada hari Jumat (25/6) mendatang," ujarnya.

Baca juga: Pemerintah Tak Terapkan Lockdown Meski Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Penjelasan Satgas

Selama diberlakukan penghentian sementara kegiatan dilakukan penyemprotan disentifektan ke semua ruangan Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, untuk memastikan bahwa area PN Jakarta Pusat steril.

"Bagi Hakim dan Pegawai PN Jakarta Pusat yang terpapar Covid-19 diberikan izin sakit untuk melakukan Isolasi Mandiri. Selama penutupan PN Jakarta Pusat akan dilakukan penyemprotan disentifektan," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved