Pembelajaran Tatap Muka
Daniel Girang Bisa Ikuti PTM dan Bertemu Teman di SDN 03 Duri Kepa
Daniel Prasetyo, murid kelas V SDN 03 Duri Kepa, Jakarta Barat, tak bisa menutupi suka citanya karena bisa berjumpa sahabat di sekolah, saat PTM.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pertama kalinya Daniel Prasetyo dapat belajar kembali di sekolah selama pandemi Covid-19. Ia berharap Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi pertanda Indonesia kembali bangkit.
Hal itu diucapkan Daniel saat tengah mengikuti PTM di kelas V A, SD Negeri 03 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/6/2021).
Daniel mengaku baru pertama kali mengikuti kembali belajar di sekolah.
"Iya ini pertama kali belajar lagi di sekolah. Seneng karena bisa bareng-bareng lagi sama temen dan guru," ujar Daniel ditemui saat tengah belajar.
Baca juga: Pelaksanaan Pembelajaran Siswa di Masa PTM Tahap Hanya Tiga Sampai Empat Jam
Daniel menjelaskan, bahwa orang tuanya sudah mengajarkannya tentang protokol kesehatan sebelum ia kembali ke sekolah.
Misalnya saja seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Ia berharap PTM menjadi pertanda Indonesia akan kembali bangkit.
"Semoga Indonesia kembali bangkit," harapnya.
Selain Daniel, Aldo juga mengaku senang karena kembali ke sekolah.
Aldo juga mengaku pertama kali ikut PTM. Ia juga mengaku senang karena dapat kembali belajar dengan teman dan guru.
"Belajar di rumah bosan. Enakan belajar di sekolah,"jelasnya.
Siswa kelas V itu juga mengaku sudah mendapatkan arahan dari orang tuanya selama mengikuti PTM.
Baca juga: Dishub Kerahkan 75 Armada Bus Sekolah untuk Antar Jemput Siswa pada Uji Coba PTM Tahap 2 Ini Rutenya
"Katanya saya harus tetap jaga jarak dan memakai masker, juga tidak berkerumun. Harapannya pengen sekolah terus supaya bisa bertemu teman," tandasnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri Duri Kepa 03 Sri Sumiati mengatakan di hari pertama PTM Rabu (9/6/2021) ada 32 siswa yang mengikuti PTM.
"Di hari ini anak yang masuk kelas V, dimana satu kelas hanya terdiri dari 16 siswa.Total ada dua kelas yang masuk sehingga jumlah siswa yang masuk 32 orang," ujar Sri ditemui saat PTM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/daniel-girang.jpg)