Jumat, 8 Mei 2026

Viral Medsos

VIRAL! Bupati Alor NTT Amon Djobo Murka, Marahi dan Usir Dua Staf Mensos Tri Rismaharini, Ada Apa?

Beredar sebuah video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka, marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini.

Tayang:
Editor: PanjiBaskhara
Kolase Wartakotalive.com/Pos Kupang/Oby Lewanmaru/Humas Kemensos RI
Beredar video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka, marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini. Foto Kolase: Bupati Alor NTT Amon Djobo dan Mensos Tri Rismaharini 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Beredar sebuah video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka.

Sebuah video detik-detik Bupati Alor NTT marah-marah hingga viral di media sosial (medsos) menarik perhatian publik.

Diketahui, Amon Djobo marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini.

Apa penyebab Amon Djobo usir dua staf Tri Rismaharini?

Baca juga: Risma Ungkap Kacaunya Data Penerima Bansos, Ada yang Bernama THR Hingga Lahir Tahun 2060

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Seorang Tunawisma Asal Sukabumi Saat Dibawa ke Disnos Ini Bikin Risma Prihatin

Baca juga: Mensos Risma Dukung Penanganan Bencana Secara Komprehensif

Pemicu kemarahan Amon yakni terkait santunan Kemensos untuk korban siklon seroja.

Ia menyebut, pihak Kemensos telah melangkahi pemerintah daerah.

Dalam video dengan durasi 03.09 menit itu tampak Bupati Amon yang mengenakan pakaian safari warna merah dengan paduan topi tampak sedang memarahi dua orang.

Saat itu, Bupati Amon tampak sedang duduk di kursi bambu dan memarahi dua orang yang diketahui sebagai staf Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dalam video, terdengar Bupati Amon marah dan menyebut soal pendistribusian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Bupati Amon terdengar marah karena bantuan sosial yang seharusnya diurus oleh daerah malah diurus oleh DPRD Alor.

Selain marah kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Amon juga mengusir staf Kementerian Sosial agar segera meninggalkan kabupaten Alor.

Amon rampak tidak peduli dan berjalan meninggalkan staf tersebut usai meluapkan kemarahannya.

Kepada wartawan, Bupati Amon mengakui video yang beredar tersebut.

Bupati Amon mengaku kalau ia memang memarahi dua staf Kementerian Sosial yang datang untuk melaporkan terkait bantuan santunan kematian bagi korban bencana siklon seroja di wilayah itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved