Viral Medsos

VIRAL! Bupati Alor NTT Amon Djobo Murka, Marahi dan Usir Dua Staf Mensos Tri Rismaharini, Ada Apa?

Beredar sebuah video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka, marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini.

Editor: Panji Baskhara
Kolase Wartakotalive.com/Pos Kupang/Oby Lewanmaru/Humas Kemensos RI
Beredar video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka, marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini. Foto Kolase: Bupati Alor NTT Amon Djobo dan Mensos Tri Rismaharini 

Bupati Amon mengaku kalau ia memang memarahi dua staf Kementerian Sosial yang datang untuk melaporkan terkait bantuan santunan kematian bagi korban bencana siklon seroja di wilayah itu.

Pemicu kemarahan itu, kata Bupati Amon adalah laporan Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada Presiden Jokowi saat pertemuan virtual penanganan bencana di Provinsi NTT dan NTB dengan gubernur dan para bupati yang berlangsung pada 7 April 2021 lalu.

Saat itu, kata Bupati Amon, Menteri Sosial Tri Rismaharini melaporkan kepada Presiden bahwa telah salurkan bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Alor melalui DPRD.

"Tanggal 6-7, Presiden pimpin rapat virtual dengan gubernur dua provinsi dan bupati. Menteri Sosial laporkan kirim bantuan lewat DPRD Alor. Itu membuat ketersinggungan kami," kata dia.

Maka itu, kata dia, saat dua staf Kementerian Sosial datang untuk melaporkan soal bantuan tersebut, ia tersulut emosi dan langsung marah. Ia mengatakan, harusnya bantuan itu diberikan melalui DPRD saja.

"Mereka datang yang 2 orang, bilang ada datang bawa bantuan untuk yang mati 15 juta. Itu yang saya marah. Lu kasih di DPRD yang bagi. Kenapa kasih di kami," ujar dia.

Kemarahan tersebut menurut dia beralasan karena ia menilai Kementerian melangkahi pemerintah kabupaten Alor dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana.

"Marah itu karena mereka langkahi pemerintah daerah. Apalagi hanya karena kepentingan politik," tambah Bupati Amon.

Namun demikian, terkait kejadian itu, diakuinya telah terjadi dua bulan silam. Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang menyebarkan video itu hingga viral.

Risma Ungkap Kacaunya Data Penerima Bansos

Kisruh data penerima bantuan sosial (bansos) masih terus dibahas Komisi VIII DPR dengan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Senin (24/5/2021).

Risma sempat mengungkap kepada Komisi VIII terkait data-data tak lazim terkait penerima bansos.

Dia mencontohkan ada penerima bansos yang memiliki data ganda, dan akan menerima tiga kali bantuan.

"Tentrem Wahyuni. Ini nerima tiga, pak. NIK-nya sama."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved