Viral Medsos

VIRAL! Bupati Alor NTT Amon Djobo Murka, Marahi dan Usir Dua Staf Mensos Tri Rismaharini, Ada Apa?

Beredar sebuah video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka, marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini.

Editor: Panji Baskhara
Kolase Wartakotalive.com/Pos Kupang/Oby Lewanmaru/Humas Kemensos RI
Beredar video viral yang merekam detik-detik Bupati Alor NTT Amon Djobo murka, marahi dan usir dua staf Mensos Tri Rismaharini. Foto Kolase: Bupati Alor NTT Amon Djobo dan Mensos Tri Rismaharini 

"Jadi kita ambil satu, Tentrem itu tetap dapat, tapi memang tidak tiga."

"Jadi setelah kita cek juga, baru kita tunjukkan dan kemudian nama padan capil, kemudian tidak terpilih, karena dia ganda. Ini contoh-contohnya," ungkap Risma, dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Senin (24/5/2021).

Data tak lazim lainnya juga terlihat dengan nama penerima bansos yang terbilang unik.

Karena saking tak lazimnya nama-nama itu, Risma menyebut bank pun enggan menyalurkan bantuan ke rekening yang bersangkutan.

Dua nama yang tak lazim diantaranya adalah IT dan THR.

"Lha wong namanya itu memang IT, pak."

"Di data kependudukan itu namanya IT. Namanya NA70, enggak mau, NA70 namanya memang."

"Kemudian namanya IT, namanya THR, enggak mau cair kan (banknya)."

"Kasihan mereka, mereka memang berhak menerima. Tapi namanya seperti ini pak," beber Risma.

Bukan hanya nama penerima yang menjadi sorotan, Risma mengatakan ada data penerima bansos yang lahir di tahun 2043 dan 2060.

"Ini ada lahir, mohon maaf pak, ini data lama, jadi ada yang lahir tahun 2043, bank enggak mau (mencairkan), ada yang lahir 2060."

"Ini kan bukan kesalahannya penerima kan, pak? Bank enggak mau ini. Jadi akhirnya kita pindah ke PT Pos, sekarang ini lagi persiapan untuk ke PT Pos," tuturnya.

Risma mengungkap pihaknya telah mencatat permasalahan awal data penerima bansos ini dari temuan berbagai instansi pada tahun 2020.

Mulai dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved