Doni Monardo: BNPB Ibarat Kopassus, Sipil tapi Berjiwa Militan
Doni Monardo menyerahkan jabatan Kepala BNPB dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, kepada Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Doni Monardo menyerahkan jabatan Kepala BNPB dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19, kepada Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito.
Dalam acara serah terima jabatan di Graha BNPB, Doni mengatakan kepada Ganip, BNPB ibarat salah satu pasukan khusus yang dimiliki TNI, yakni Kopassus.
"BNPB luar biasa Pak Ganip, saya katakan bahwa BNPB ini ibarat Kopassus, pak."
Baca juga: Divonis 18 Tahun Penjara dan Bayar Kerugian Negara Rp 185 M, Maria Pauline Lumowa Masih Pikir-pikir
"Bahkan dalam kondisi darurat Covid-19 dan juga penanganan bencana di berbagai daerah, nyaris tidak pernah istirahat," kata Doni di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (25/5/2021).
Ganip, kata Doni, akan memimpin para aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki dedikasi tinggi di BNPB.
Meskipun sipil, para ASN di BNPB tersebut memiliki militansi yang tinggi.
Baca juga: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah: Jumlah Pengangguran Indonesia Berkurang 950 Ribu Orang
"Jadi bapak (Ganip) menghadapi kalangan sipil tetapi yang berjiwa militan."
"Dan rasanya sulit sekali menemukan ASN yang punya dedikasi yang luar biasa," kata mantan Danjen Kopassus itu.
Dalam pidatonya di depan para pejabat BNPB, Doni bersyukur dipercaya menjabat Kepala BNPB selama kurang lebih 2 tahun 4 bulan oleh Presiden Jokowi.
Baca juga: Hari Ini KPK Bahas Nasib 75 Pegawai, Novel Baswedan: Masalahnya di Firli Bahuri, Bukan Lembaga Lain
Pekerjaan tersebut, katanya, sangat luar biasa, karena menyangkut aspek kemanusiaan, sehingga membutuhkan stamina dan keteguhan hati yang tinggi.
"Karena menghadapi begitu banyak persoalan yang tidak mudah di daerah, ketika bencana terjadi."
"Dan kita juga masih menghadapi sejumlah persoalan yang belum selesai dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi di berbagai daerah," tuturnya.
Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Akibat Mudik Lebaran Sudah Terlihat, Bisa Terus Meningkat Sampai Medio Juni
Doni mengatakan, dengan kesigapan para ASN di BPNB, banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia dapat terkendali.
Baik itu gempa bumi, likuifaksi, erupsi gunung berapi, ancaman hidrometeorologi, dan lainnya.
"Sekali lagi ini luar biasa, saya sampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setinggi-tingginya," ucapnya.
Baca juga: 596 Pemudik yang Hendak Kembali ke Jakarta Positif Covid-19, Polisi: Sampai Kapan Ini akan Selesai?
Doni mengungkapkan, ia bersama Ganip sempat menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pelantikan Kepala BNPB yang baru di Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.
Dalam pertemuannya tersebut, Jokowi, kata Doni, menyampaikan terima kasih atas kinerja BNPB selama ini.
"Presiden menyampaikan rasa terima kasih atas kinerja BNPB yang sangat bermanfaat bagi bangsa negara," kata dia dalam acara Sertijab di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (25/5/2021).
Baca juga: 97 Ribu ASN Fiktif Digaji dan Dapat Pensiun Sejak 2014, DPR Minta Pemerintah Usut Aliran Dananya
Presiden, kata Doni, berpesan agar manajemen kebencanaan jangan berubah, meskipun pucuk pimpinan di BNPB berganti.
Presiden juga meminta dirinya mendukung kinerja Ganip dalam penanggulangan bencana dan penanganan Pandemi Covid-19.
"Saya diminta untuk memberikan support Pak Ganip dalam hal yang berhubungan dengan kebencanaan," ungkapnya.
Baca juga: ABK dari India Bakal Langsung Dikarantina di Kapal Selama 14 Hari Saat Tiba di Indonesia
Doni mengatakan dirinya akan mendukung penanganan Covid-19.
Pandemi, kata Doni, belum berakhir, bahkan terjadi kenaikan kasus dalam beberapa hari belakangan.
Namun, kata dia, masyarakat harus optimistis pandemi dapat terkendali dengan kebijakan PPKM Mikro yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca juga: Minta Polisi Usut 97 Ribu ASN Fiktif, Wakil Ketua Komisi III DPR: Jelas Ada yang Tidak Beres
"Dengan konsep yang telah digariskan oleh pemerintah lewat PPKM mikro, ini akan bisa membantu menjadi ujung tombak mengurangi risiko yang mungkin timbul."
"Seperti kekhawatiran beberapa pihak melihat sejumlah negara yang mengalami kenaikan kasus dalam beberapa waktu terakhir, karena adanya pengendoran."
"Kita harus tetap waspada tidak boleh kendor dan tidak boleh lengah," bebernya.
Baca juga: Kirim Surat ke Mabes Polri, ICW Minta Kapolri Tarik Firli Bahuri Sebagai Ketua KPK Atau Dipecat
Usai serah terima jabatan di Graha BNPB, Jakarta Doni berpamitan karena akan memasuki masa pensiun.
"Hari ini Selasa 25 Mei 2021, Kami mohon pamit sebagai Kepala BNPB sekaligus sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19."
"Juga berakhirnya masa tugas sebagai TNI aktif dan memasuki masa purna bakti," ucap Doni dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Selasa (25/5/2021).
Doni berterima kasih kepada semua pihak yang selama ini turut mendukungnya dalam melaksanakan tugas, baik sebagai TNI, Kepala BNPB, maupun Ketua Satgas Covid-19.
Ia meminta maaf apabila ada kekurangan atau kesalahan selama menjalankan tugas.
"Terima kasih atas segala dukungan, kerja sama yang sudah terjalin dengan baik."
"Perkenankan kami beserta keluarga mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja selama bertugas di TNI dan BNPB, Satgas Covid-19," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Letnan Jenderal Ganip Warsito sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta.
Didampingi Wakil Presiden Maruf Amin, Jokowi melantik Ganip yang sebelumnya menjabat Kasum TNI, menggantikan Letnan Jenderal TNI Monardo yang memasuki usia pensiun.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg Nanik Purwanti.
"Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 79/P tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana," kata Nanik.
"Dengan rahmat Tuhan YME, Presiden RI menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan dan seterusnya, ke-satu dan seterusnya."
"Kedua, mengangkat Letjen TNI Ganip Warsito SE MM sebagai Kepala Nasional Penanggulangan Bencana," tambahnya.
Usai pembacaan Keppres, dilanjutkan pembacaan sumpah jabatan Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB, yang dipandu Presiden Jokowi.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945."
"Serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara."
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," ujar Ganip.
Usai pembacaan sumpah, Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin, serta pejabat lainnya yang hadir, memberikan ucapan selamat kepada Ganip.
Ganip yang mengenakan Kemeja putih dibalut jas hitam dan dasi merah, kemudian berfoto bersama Presiden dan Wakil Presiden. (Taufik Ismail)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pelantikan-kepala-bnpb.jpg)